KABAR FIKKIA – Prodi Kedokteran Hewan Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) melaksanakan kegiatan On The Job Training untuk enam mahasiswa inbound dari Central Mindanao University (CMU). Pada hari Senin (05/05/2025), mereka melakukan praktik kastrasi di Klinik Kedokteran Hewan FIKKIA UNAIR, Banyuwangi. Kegiatan Divisi Klinik bertujuan meningkatkan kompetensi ketrampilan klinik mahasiswa Kedokteran Hewan FIKKIA. Mahasiswa mempraktikkan pelaksanaan kastrasi dan USG sesuai Standar operasional prosedur yang telah dipelajari. Tindakan medis yang dilakukan di Klinik Hewan dibawah bimbingan dan pengawasan drh. Sri Danar Dana. dan Nina Amalia, drh., M.Si.
Apa saja yang dilaksanakan pada kegiatan Divisi Klinik ini?
Overpopulasi kucing di lingkungan sekitar membawa dampak negativ pada kesehatan dan kesejahteraan kucing sendiri. Konflik manusia dan kucing dapat timbul, seiring bertambahnya jumlah populasi kucing yang masiv bereproduksi. Oleh karena itu, tindakan kastrasi/ streril menjadi bekal penting dokter hewan sebagai upaya mengendalikan populasi kucing. Kegiatan yang dilaksanakan pada divisi ini diantaranya; Pemeriksaan fisik, sedasi, cathether, kastrasi, USG, dan penanganan pasien kucing yang sakit.
Mahasiswa terlihat antusias melakukan pemeriksaan menggunakan USG. Pemindaian ultrasonografi dilakukan untuk pemeriksaan kebuntingan kucing. Biasanya Biasanya dilaksanakan untuk pencegahan dan pengobatan
“Setelah praktikum, mahasiswa diharapkan dapat lebih baik dalam mengoperasikan alat-alat di klinik, serta melatih ketrampilan penanganan hewan nantinya”. Ujar drh. Nina saat sesi akhir praktikum.
Baca juga: Peserta OJT CMU Pelajari Teknik Penyelamatan Lumba-Lumba dan Penyu

Menurut Geanne Reiv D. Martinez, metode pemeriksaan kastrasi dan ultrasonografi yang ia dapatkan di FIKKIA berbeda dari yang biasa ia lakukan di CMU. Perbedaannya adalah penekanan pada pemahaman anamnesis, pemberian sinyal, anestesi, teknik penjahitan, dan banyak lagi. Meskipun terlihat mirip dengan yang dilakukan di Filipina, tetapi paparan langsung saat praktik menambah perspektif dan wawasan baru.
“We had learned methods of performing Castration and USG examinations, these aspects are quite similar to the practices we have back in the Philippines. We gained a lot of experience throughout the program, and truly hope it will be beneficial for our professional journey in the future”. Kata mahasiswa yang akrab disapa Geanne.
Dokter Nina juga bertutur bahwa kegiatan On The Job Training ini akan berlanjut terus dan diharapkan kegiatan ini akan berkelanjutan, serta meningkatkan kompetensi mahasiswa Inbound maupun mahasiswa S1 Kedokteran Hewan FIKKIA yang bertugas menjadi asisten Dosen Klinik Veteriner FIKKIA UNAIR Banyuwangi.
Kegiatan dalam artikel ini merupakan penerapan nilai-nilai SDGs poin ke-17 Partnerships for the Goals
Penulis: Putri Laura Faradina
Editor: Avicena C. Nisa
