KABAR FIKKIA – Derasnya arus informasi media sosial yang terus berseliweran membuat kemampuan memilah informasi kesehatan yang valid menjadi hal yang sangat penting. Bagi ibu rumah tangga. peran sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan keluarga harus memiliki kemampuan itu. Menyikapi hal tersebut, sekelompok mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) Banyuwangi menginisiasi kegiatan bertajuk “Digital Health Literacy untuk Ibu Rumah Tangga.” Kegiatan sukses terlaksana pada Kamis, (15/Mei/2025) bersama Ibu-ibu PKK Kelurahan Kertosari, Banyuwangi.
Kegiatan melibatkan empat mahasiswa semester empat, yakni Aqila Fawziya Mustafa, Bryna Wahyu Candra Dewi, Agil Pamungkas, dan Liny Fasisca. Bertempat di rumah salah satu warga, Ibu Rosidah, kegiatan berlangsung secara interaktif dan penuh antusiasme. Dukungan juga datang dari Ibu RT setempat yang memberikan ruang dan waktu bagi para mahasiswa untuk berbagi ilmu.
Hadirkan Workshop dan Pelatihan

Mahasiswa melangsungkan rangkaian kegiatan meliputi workshop pengenalan hoaks kesehatan, simulasi pencarian informasi dari sumber terpercaya, serta pelatihan pembuatan konten edukatif sederhana. Peserta dapat mengetahui perihal tersebut dengan mendapatkan panduan praktis melalui brosur dan modul singkat. Konten yang termuat berupa langkah-langkah penting. Yaitu menggunakan kata kunci spesifik, membandingkan informasi dari berbagai sumber, memeriksa tanggal terbit informasi, serta mengenali sumber dan aplikasi kesehatan yang telah terverifikasi. Salah satu peserta menyampaikan bahwa dirinya kini lebih percaya diri dalam menyaring informasi kesehatan yang ia temui di internet.
“Saya jadi tahu harus cari informasi dari situs yang resmi, dan kalau ragu, bisa cek ke aplikasi kesehatan seperti SatuSehat atau Halodoc. Brosurnya juga mudah dipahami,” ujarnya.
Selain penyampaian materi, peserta juga berlatih membuat konten edukasi sederhana yang bisa dibagikan kepada sesama ibu rumah tangga. Hal ini bertujuan agar mereka tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga dapat menjadi agen edukasi yang berdaya di lingkungan masing-masing. Dengan pendekatan yang komunikatif dan berbasis praktik, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan literasi kesehatan digital di tingkat keluarga. Para mahasiswa berharap kegiatan serupa dapat diteruskan dan dikembangkan di kelompok masyarakat lainnya.
Aqila Fawziya bersama tim mengucapkan terima kasih kepada Ibu-ibu PKK Kertosari atas partisipasi dan semangat belajar yang membara. Terima kasih juga diucapkan kepada Ibu RT atas dukungan penuh dan fasilitasi tempat, serta kepada Ibu Rosidah yang telah bersedia menjadi tuan rumah. Aqila berharap kesempatan tersebut memberikan manfaat yang berkelanjutan dan menjadi langkah kecil menuju masyarakat yang lebih cakap digital dalam menyikapi isu-isu kesehatan.
Penulis: Aqila Fawziya
Editor: Tasya Ramadhan

(2) Comments