KABAR FIKKIA – Mahasiswa Akuakultur, Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) mengikuti kegiatan Student Outbond di Universitas Putra Malaysia Kampus Bintulu (UPMKB) Serawak, Malaysia. Indra Syahdan Aufi, mahasiswa Akuakultur semester 8 berbagi pengalaman student outboundnya. Selain berkegiatan akademis, Indra dikenal suka mengikuti yang di selenggarakan oleh Kampus Merdeka sebelumnya. Selama lima hari disana, banyak kegiatan lingkungan yang ia lakukan bersama mahasiswa Fakulti Sains Pertanian dan Perhutanan UPMKB.
Pengalaman yang di Dapatkan
Indra menceritakan kegiatan seru yang selama menjadi mahasiswa outbond di Universitas Putra Malaysia Kampus Bintulu. Mulai dari ikut bergabung di kegiatan perkuliahan, melakukan praktikum lapang, hingga bergabung menjadi sukarelawan kegiatan Tour de Ocean. Tour de Ocean dilaksanakan oleh kelompok mahasiswa untuk melakukan bersih-bersih lingkungan pantai. Pada kegiatan tersebut, untuk pertama kalinya Indra ikut merasakan panorama indah pantai yang menghadap Laut Cina Selatan. Pada kegiatan praktikum lapang, ia dan mahasiswa D3 Agribisnis kunjungan ke station perikanan darat yang ada di Bintulu. Daerah tersebut dikenal dengan hasil perikanan air tawarnya yang unggul.

“Kami juga melakukan kunjungan di kolam miliki Mrs. Clarisa, dimana disana terdapat budidaya Ikan Lele dan Ikan Nila”. Tambahnya
Cari Tahu Program Student Outbond
Indra telah mengikuti beberapa student outbound sebelumnya mewakili prodi akuakultur. Menurutnya, peran aktif mahasiswa dalam menggali informasi student outbond ke dosen maupun prodi harus dilakukan. Dengan begitu prodi dapat menghubungi kampus mana saja yang menjali relasi dengan FIKKIA UNAIR.
“Awalnya cari tahu ke bu Retna, Dosen Akuakultur. Dari situ bu Retna bantu follow up ke dosen UPMKB yaitu Dr. Nora Faten. Selanjutnya beliau yang bantu saya komunikasi, sampai urus administrasi yang diperlukan”. Cerita Indra saat diwawancara.
Indra mengatakan, berbagai persiapan yang sebenernya cukup mudah dan tidak banyak. Sehingga dapat diikuti jejaknya oleh mahasiswa akuakultur yang lainnya.

“Tahapan pertama yang dilakukan adalah melakukan pengajuan LoA kepada kampus penerima yakni Universitas Putra Malaysia Kampus Bintulu. Kemudian, saya hanya menunggu sampai LoA diterbitkan. Tahapan yang terakhir yaitu pengajuan proposal untuk pendanaan dari Universitas Airlangga (UNAIR)”. ucapnya
Sebagai mahasiswa perikanan, Indra menyarankan agar tidak takut mencoba hal baru. Banyak hal baru yang dapat dicoba serta banyak sekali kesempatan yang ada. UNAIR sangat membuka kesempatan untuk belajar dan bertukar budaya dengan kampus lain di dalam dan luar negeri. “Jadi, tinggal bagaimana kita mau mengusahakan dan mencobanya”. Tutup Indra
Kegiatan dalam artikel ini merupakan penerapan nilai-nilai SDGs poin ke-17 Partnerships for the Goals
Penulis: Farah Novita
Editor: Avicena C. Nisa
