KABAR FIKKIA – Perbuatan perundungan tengah menjadi kekhawatiran di lingkungan sekolah dasar. Anak anak mulai mengabaikan perilaku bulliying pada lingkup pertemanan. Keprihatinan itulah yang mendorong enam mahasiswa FIKKIA UNAIR melakukan pelayanan bertajuk “Love Each Other”. Pelayanan dilakukan pada 45 siswa SD Petra Bnyuwangi, Rabu (04/06/2025). Kegiatan edukasi berfokus pada penyampaian bahaya bullying, dan mencintai sesama manusia dengan utuh.
Enam mahasiswa tersebut antara lain David (AKUA 23), Christian (KH 23), Ajeng (KH 23), Vanessa (KH 23), Prica (KH 23), dan Rianika (KH 23). Saat ini, lingkup pertemanan SD sudah rentan terhadap bullying. Padahal, tindakan bullying dapat menurunkan semangat, motivasi dan kepercayaan diri korban.
Pendekatan Cerita Tokoh Al-Kitab
Mengatasi hal tersebut, mahasiswa mengemas materi dengan pendekatan yang menarik dan edukatif. Mereka menggunakan cerita tokoh Alkitab sebagai landasan ajaran Kristen untuk menghadapi bullying, serta memberikan materi khusus tentang bullying yang mudah dipahami anak-anak.
Tokoh Al-Kitab yang dijadikan contoh sekaligus teladan adalah Nabi Yusuf. Dimana Nabi Yusuf diceritakan sebagai sosok yang tabah, dan senantiasa berdoa dan meminta pertolongan Tuhan. Lebih dari itu Nabi Yusuf juga memaafkan sembari memohonkan maaf kepada Tuhan atas kesalahan saudara saudara yang telah merundungnya.

Mahasiswa juga melakukan simulasi kasus bullying, sehingga peserta dapat melihat perbedaan mana tindakan bullying dan bukan. Anak-anak juga diajarkan bagaimana bertindak tepat mengatasi perundungan.
Sebanyak kurang lebih 45 peserta dari tingkat TK hingga kelas 6 SD mengikuti kegiatan dengan antusias. Hasilnya sangat menggembirakan, anak-anak menunjukkan peningkatan pemahaman tentang bullying dan bahayanya. Mereka lebih berani menyatakan bahwa bullying adalah salah dan tidak boleh dilakukan. Saat sesi aktivitas, anak-anak mampu menulis dan menentukan perilaku yang boleh dan tidak boleh dilakukan terhadap teman sebaya. Interaksi positif antar peserta juga terlihat jelas selama acara.

“Kami sangat senang dan bahagia karena sudah dua kali berturut-turut Universitas Airlangga mengadakan pelayanan pengabdian di sekolah kami. Kami sangat menantikan pelayanan selanjutnya,” Ujar Kepala Sekolah SD Petra Banyuwangi, Wiwik Susilo, M.Pd Kegiatan pengabdian “Love Each Other” ini sukses memberikan edukasi penting sekaligus membangun kesadaran dan kepedulian sosial di kalangan anak-anak dan mahasiswa FIKKIA UNAIR, sebagai bagian dari kontribusi nyata untuk masa depan generasi yang lebih baik.
Kegiatan dalam artikel ini merupakan penerapan nilai-nilai SDGs poin ke-3 Good Health and Well-Being dan poin ke-4 Quality Education
Penulis: Putri Ajeng Aprisa Simorangkir
Editor: Avicena C. Nisa
