BANYUWANGI – Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) bergerak cepat memulihkan potensi wisata desa. Melalui Kelompok 7 Praktik Kerja Lapangan (PKL), mereka menginisiasi aksi bersih lingkungan dan penanaman bibit kopi di kawasan wisata Sendang Kalongan, Desa Pesucen, Kecamatan Kalipuro, pada Minggu (18/01/2026).
Kegiatan diawali dengan kerja bakti membersihkan area wisata Sendang Kalongan yang telah lama terbengkalai. Seluruh peserta bergotong royong membersihkan rumput, semak belukar, dan area sekitar sendang sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Setelah proses pembersihan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon kopi di lahan kawasan Sendang Kalongan.

Penanaman pohon kopi dipilih sebagai langkah penghijauan sekaligus pemanfaatan lahan wisata agar lebih produktif dan berkelanjutan. Selain memperindah Kawasan wisata, penanaman pohon memiliki berbagai manfaat, antara lain menjaga kualitas lingkungan, meningkatkan kesejukan, mencegah erosi tanah, memperbaiki kualitas udara, serta berpotensi memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat di masa mendatang.
Kepala Desa Pesucen, Sirojuddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan dan potensi desa.
“Melalui kerja bakti dan penanaman pohon ini, kami ingin menata kembali Sendang Kalongan agar lebih bersih dan asri. Penanaman pohon kopi juga diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi ke depan bisa memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Desa Pesucen,”ujarnya.
Kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus mendukung pengembangan wisata desa. Diharapkan, Kawasan wisata Sendang Kalongan dapat kembali terawat dan dimanfaatkan secara optimal sebagai ruang publik yang sehat dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Pesucen.
Penulis : Kholifatur Rosyidah
Editor : Melati Jasmine
