FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Mahasiswa Kedokteran FIKKIA UNAIR Ikuti Workshop Kolaborasi Internasional SUTD FK UNAIR

KABAR FIKKIA – Tiga mahasiswa Kedokteran Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) Banyuwangi berkesempatan mengikuti Workshop on Healthcare Design/Global Exploration Opportunities. Mereka adalah Rima Salsabila (KU 24), Titah Kasih (KU 24), dan Laili Ramadhani (KU 24). Workshop yang diselenggarakan pada 6-12 Januari 2026 merupakan program kolaborasi antara Fakultas Kedokteran UNAIR dan Singapore University of Technology and Design (SUTD) dengan fokus pada pengembangan desain layanan kesehatan, khususnya dalam konteks penyakit tropis.

Peserta Workshop on Healthcare Design/Global Exploration Opportunities 2026. Sumber: Istimewa

Workshop SUTD–FK UNAIR ini mengolaborasikan sudut pandang mahasiswa SUTD dengan mahasiswa Kedokteran FK maulun FIKKIA UNAIR dalam bidang healthcare design. peserta melakukan observasi langsung di beberapa departemen di Rumah Sakit Universitas Airlangga. Mahasiswa kemudian dibagi ke dalam kelompok lintas institusi untuk mengidentifikasi permasalahan yang ditemukan selama proses observasi dan merancang solusi inovatif dalam bentuk prototipe.

Kembangkan Konsep Inovasi

Dalam kolaborasi tersebut, mahasiswa kedokteran FIKKIA bersama mahasiswa SUTD mengembangkan sebuah konsep inovasi berupa aplikasi berpasangan antara pasien dan klinisi. Inovasi bertujuan meningkatkan pemahaman dan koordinasi terkait pemeriksaan pencitraan medis, tanpa mengubah proses diagnosis maupun sistem inti rumah sakit. Konsep aplikasi memungkinkan klinisi menggunakan satu antarmuka terintegrasi mengakses citra radiologi, informasi pasien, jadwal, serta catatan medis, sampai berbagi citra secara aman antar departemen dan menyetujui video penjelasan citra yang telah disiapkan.

Pasien menerima video singkat dengan narasi berbasis kecerdasan buatan yang telah disetujui klinisi, berisi penjelasan sederhana mengenai apa yang terlihat pada hasil pemindaian medis, tanpa memuat diagnosis maupun saran pengobatan. Aplikasi ini juga menyediakan opsi bagi pasien untuk mengajukan pertanyaan umum melalui *large language model* (LLM) terlatih atau menjadwalkan konsultasi lanjutan dengan tenaga medis.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Kedokteran FIKKIA UNAIR diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang tidak berhenti pada tahap konsep, tetapi dapat berlanjut dan dikembangkan dalam konteks layanan kesehatan nyata. Workshop ini menjadi wadah strategis dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, dan inovatif mahasiswa sebagai calon profesional kesehatan di masa depan.

Penulis: Azhar Burhanuddin

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *