KABAR FIKKIA – Mahasiswa Kedokteran Hewan Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) terus terlibat aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Terutama dalam kegiatan yang berasosiasi dengan pendidikan veteriner baik intra kampus maupun bersama mitra. Kontribusi tersebut tercermin dari keaktifan dalam volunteer kegiatan pelayanan kesehatan hewan jalanan tanpa pemilik yang diberikan secara gratis oleh AMY Animal Care, Muncar, Kabupaten Banyuwangi. AMY Animal Care sendiri merupakan layanan kesehatan hewan yang dimiliki oleh drh. Anggun Mochammad Yusuf (Alumni pertama Kedokteran Hewan UNAIR Kampus Banyuwangi).
Dalam kegiatan yang bermula pada Minggu (28/7/2024) hingga Selasa (30/7/2024) itu, terdapat 17 mahasiswa kedokteran hewan yang ikut serta terlibat aktif. Mereka secara bergilir membantu tugas dokter hewan untuk melakukan berbagai kegiatan. Mulai dari sterilisasi kucing jalanan kastrasi 21 ekor kucing jantan dan ovariohysterectomy (OH) 20 ekor kucing betina. Program itu menjadi salah satu cara pengendalian populasi hewan jalanan agar kesejahteraan mereka meningkat. Masyarakat tak lagi menganggap hewan jalanan tanpa pemilik menjadi hama yang mengganggu lingkungan.
Selama 3 hari itu, mahasiswa turut membantu mulai dari penerimaan pasien, pendataan pasien, pengecekan kesehatan, hingga menjadi asisten penanganan. Tak hanya menyukseskan kegiatan steril hewan jalanan, dalam kegiatan tersebut juga terdapat pelayanan kesehatan hewan lainnya. Seperti injeksi anti parasit untuk 5 ekor kucing, vaksinasi rabies untuk 5 ekor kucing, serta pemberian obat cacing. Hal tersebut menjadi salah satu cara mencegah penyakit antar hewan dan mengurangi risiko zoonosis menular di lingkungan. Dalam pengecekan kesehatan reproduksi, AMY Animal Care juga memberikan layanan Ultrasonography (USG) untuk 1 ekor hewan. Tata laksana dental scaling atau penghancuran karang gigi hewan juga turut diberikan untuk salah satu ekor kucing.
Melalui pelayanan yang prima dan kolaboratif, AMY Animal Care Muncar memberikan edukasi bagi calon dokter hewan masa depan dalam menyongsong ilmu veteriner dalam kehidupan yang nyata. Dari kegiatan tersebut mahasiswa kedokteran hewan FIKKIA dari berbagai latar belakang angkatan berbeda itu belajar secara langsung tata cara pelayanan klinik hewan. Tidak sekedar melakukan bakti sosial untuk kesejahteraan lingkungan sebagai langkah pembangunan berkelanjutan (SDGs). Sambil mengisi liburan antara semester genap ke ganjil, mereka juga dapat bersinggungan dengan tindakan operatif dalam upaya steril hewan. Lebih dekat mengenal alat dan visual yang digunakan akan memudahkan mahasiswa menerima ilmu dalam kegiatan perkuliahan veteriner kedepannya.
Kegiatan dalam artikel ini merupakan penerapan nilai-nilai SDGs poin ke-15 Life on Land dan ke-17 Partnership for the Goals.
Penulis: Azhar Burhanuddin
Editor: Avicena C. Nisa
