KABAR FIKKIA – Era digital yang makin berkembang, membuat mahasiswa prodi kesehatan masyarakat menjadi agen perubahan yang kreatif dalam menyampaikan edukasi kesehatan. Pada kesempatan kali ini, mahasiswa menggunakan video animasi kreatif menyampaikan edukasi diet. 110 siswa kelas 4 SDN Model Banyuwangi terlihat senang dan memperhatikan tiap detik video yang ditayangkan. Kegiatan edukasi ini masuk ke dalam serangkaian acara inti dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat Rabu (8/11/2023) lalu.

Kegiatan edukasi dibimbing langsung oleh Septa Indra Puspikawati, S.KM., M.PH dosen gizi Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga. Pemberian edukasi berupaya menciptakan pemahaman menyeluruh tentang pentingnya memahami prinsip diet yang benar sebagai langkah preventif terhadap obesitas. Berdasarkan anjuran Kemenkes RI, ada tiga prinsip diet yang dapat dilakukan untuk cegah obesitas.
Prinsip Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak
Setiap harinya kita dianjurkan untuk membatasi konsumsi gula, garam, dan lemak. Konsumsi gula setiap harinya maksimal empat sendok makan atau setara dengan 50 gram. Lalu, untuk konsumsi garam setiap harinya maksimal satu sendok teh atau setara dengan 5 gram. Sedangkan, konsumsi lemak harian maksimal lima sendok makan atau setara dengan 67 gram.
Prinsip Isi Piringku
Isi Piringku merupakan pedoman yang disusun untuk mengampanyekan konsumsi makanan yang sesuai dengan pedoman gizi seimbang. Dalam satu piring setiap kali makan terdapat 1/3 bagian berisi makanan pokok seperti nasi, 1/3 bagian berisi sayuran, 1/6 bagian berisi lauk pauk, dan 1/6 bagiannya lagi berisi buah-buahan.
Prinsip Aktivitas Fisik Harian
Prinsip aktivitas fisik harian merupakan landasan penting dalam perjalanan menuju gaya hidup sehat dan bugar. Tidak hanya tentang menjaga berat badan yang ideal, tetapi juga tentang memberikan dukungan bagi fungsi tubuh yang optimal. Menurut anjuran kesehatan, setidaknya kita disarankan untuk melakukan olahraga atau aktivitas fisik minimal 30 menit setiap harinya, dan menjadikan kebiasaan ini rutin dilakukan minimal 3-5 kali dalam seminggu.

Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk membentuk kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat sejak usia dini. Mahasiswa berharap pendekatan ini memberikan kontribusi positif terhadap pola pikir dan perilaku anak-anak terkait kesehatn. Terutamaa dalam menekan angka kejadian obesitas. Dengan memahami pentingnya aspek nutrisi dan gaya hidup sehat, diharapkan siswa-siswi SDN Model Banyuwangi dapat tumbuh sebagai generasi yang lebih peduli terhadap kesehatan mereka sendiri.
Baca juga: Tim UKS/M Kader Gen Z Kesehatan Masyarakat FIKKIA UNAIR Serukan Edukasi Gizi dan Obesitas
Para mahasiswa kesehatan masyarakat FIKKIA UNAIR berkomitmen untuk terus menjalankan ide-ide serupa. Mendukung transformasi positif dalam pendekatan edukasi kesehatan di masyarakat, dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam menjaga kesehatan diri sendiri. Dengan demikian, kegiatan edukasi ini bukan hanya menjadi langkah awal, tetapi juga menjadi landasan untuk perubahan yang berkelanjutan dalam pandangan dan tindakan terkait kesehatan di kalangan masyarakat.
Penulis: Gilang Avrilio Akbari
Editor: Avicena C. Nisa
