KABAR FIKKIA – Dheva Yudistira Maulana (Kesma 23), mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Kedokteran dan Ilmu Alam Universitas Airlangga, berhasil mengikuti program bergengsi International Youth Academy (IYA) Kuala Lumpur, Malaysia pada 11-15 Februari 2025. Program ini mengumpulkan perwakilan mahasiswa dari berbagai universitas di Asia, termasuk Indonesia dan Uzbekistan, untuk memperkenalkan isu-isu pendidikan tiap negara peserta. Berikut cerita Dhevan yang berhasil dirangkum kontributor berita FIKKIA NEWS pada Rabu (19/ 02/ 2025) di Kampus Sobo.
Terpilih Satu diantara 25 Delegasi
Dheva menjadi salah satu dari 25 delegasi terpilih yang memiliki visi serupa dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Asia. Selama mengikuti IYA, Dheva bersama peserta lainnya diberi kesempatan untuk berdiskusi dan mencari solusi atas permasalahan pendidikan yang dihadapi negara-negara Asia.
“Saya sangat senang bisa mendapatkan ilmu dan jaringan relasi dari dalam negeri maupun luar negeri. Mereka semua sangat seru dan penuh inspirasi,” ungkap Dheva.

Menurut Dheva, program ini tidak hanya memberikan pengalaman berharga dalam dunia akademis, tetapi juga membuka peluang untuk memperluas jaringan pertemanan dengan mahasiswa internasional. Keikutsertaannya berumula dari beragam tes kompetensi diawal seleksi. Tak cukup disana, ia juga melalui tahap wawancara dengan perwakilan tim IYA di Indonesia.
Best Tim Dalam Groub Conference di Malaysia Tourism Centre
Di antara kegiatan yang dilakukan, Dheva tergabung dalam tim yang diberikan tugas untuk melakukan riset tentang isu pendidikan di Asia. Timnya diminta untuk mempresentasikan hasil riset dalam bentuk infografis yang menarik dan mudah dipahami. Dengan project yang mereka buat, tim Dheva meraih penghargaan Best Team dalam sesi Group Conference yang digelar di Malaysia Tourism Centre. Penghargaan ini diberikan karena timnya berhasil menciptakan ide yang inovatif dan bisa diterapkan untuk memperbaiki pendidikan di Indonesia.

Bagi Dheva komitmen dan kesungguhan mengikuti tiap program adalah yang paling penting. Ia juga mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh fakultas yang telah memberi bantuan akomodasi selama perjalanan ke Malaysia. Pengalaman ini merupakan awal dari keinginannya untuk terus mencoba tantangan baru dan menjelajahi kesempatan internasional lainnya di masa depan. dalam dunia pendidikandi Indonesia dan masyarakat global
“Saya akan terus berusaha mengeksplorasi hal-hal baru yang menantang,” tutup Dheva dengan penuh semangat. Melalui pengalaman berharga ini, Dheva berharap dapat memberikan kontribusi positif keilmuan bagi masyarakat dunia.
Penulis: Muhammad Ridwan
Editor: Avicena C. Nisa
