KABAR FIKKIA – Kamis (16/05/2024) mahasiswa program studi Kesehatan Masyarakat FIKKIA UNAIR telah mengadakan kunjungan ke PT. Maya Muncar Banyuwangi. Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka kunjungan lapang mata kuliah teknologi pangan dan keamanan pangan. PT. Maya Muncar didirikan pada tahun 1978, adalah salah satu pelopor dan produsen ikan kaleng terkemuka di Indonesia. Produk-produknya meliputi sarden kalengan, makarel kalengan dan tuna kalengan. Delapan peserta yang hadir merupakan mahasiswa semester 6 peminatan gizi dengan didampingi Septa Indra Puspikawati, S.KM., M.PH sebagai dosen.
Hazard Analysis Critical Control Points (HACCP) adalah sebuah sistem manajemen keamanan pangan yang berfokus pada analisis dan kontrol terhadap bahaya yang dapat timbul dalam proses produksi, pengolahan, dan distribusi produk pangan. Sistem ini bertujuan untuk menjamin keamanan produk pangan dengan mengidentifikasi dan mengendalikan titik-titik kritis (Critical Control Points) dimana bahaya dapat timbul dan mengatur kontrol yang efektif untuk mengurangi risiko kontaminasi mikrobiologi, kimia, dan fisik.
Delapan mahasiswa berkesempatan belajar dan melihat langsung bagaimana baku standart keamanan pangan diterapkan di Perusahaan. Kuswandi selaku Kepala Produksi menjelaskan HACCP berfungsi menganalisa dan mengontrol keamanan pangan. Untuk itu bagian produksi juga dituntut dapat memahami teknologi yang digunakan untuk meningkatkan kualitas pangan.
Tidak sampai disitu peserta diajak untuk berkeliling pabrik untuk mengetahui proses yang dilakukan secara langsung dan menganalisisnya dengan mengisi formulir penilaian oleh masing-masing individu. Tahapan proses pengalengan ikan meliputi persiapan proses, sortasi dan pemotongan, pencucian dan penghilangan sisik ikan, persiapan kaleng kosong, pengisian kaleng dan penimbangan, pemasakan awal, pengisian steam, penirisan kaleng, persiapan saos, pengisian medium, pengkodean tutup, pemeriksaan penutupan kaleng, pencucian kaleng, persiapan steril, sterilisasi (dengan suhu >100-121ºC), pendinginan dan terakhir pembongkaran.
Eka Selpiana penanggung jawab mata kuliah teknologi pangan menuturkan bahwa kunjungan kali ini membantu mahasiswa dalam pemahaman materi dan penerapannya dikehidupan nyata. Selain itu, kegiatan tersebut juga menyempurnakan dari materi-materi dalam mata kuliah yang telah didapat sebelumnya. Mahasiswa gizi tersebut berharap bahwa kedepannya pihak kesmas FIKKIA dapat menjalin kerja sama dan mengadakan kunjungan lebih beragam ke perusahaan-perusahaan lainnya sesuai dengan peminatan yang ada.
Penulis: Uni Eska Mahmudi
Editor: Avicena C. Nisa
