KABAR FIKKIA – Kelompok 1 Gelombang 01 PPDH FIKKIA UNAIR beranggotakan 15 orang tengah memasuki stase reproduksi veteriner. Salah satu kompetensi yang didapat dari stase reproduksi veteriner adalah dapat melakukan vaginal smear serta menganalisis hasilnya. Praktikum vaginal smear dilakukan pada Kamis (09/01/2025) di Laboratorium Anatomi menggunakan hewan coba mencit. Dalam kegiatan ini mahasiswa dibimbing oleh Dr. Erma Safitri, drh., M.Si, Ragil Angga Prastiya, drh., M.Si., Amung Logam Saputro, drh., M.Si., dan Zhaza Afililla, drh., M.Si.
Mengenal Vaginal smear
Vaginal smear merupakan metode non-invasif yang digunakan untuk mengidentifikasi siklus reproduksi pada hewan coba tanpa menimbulkan resiko atau ketidaknyamanan pada hewan. Tidak seperti prosedur invasif lainnya seperti pengambilan darah atau biopsi jaringan. Dengan menganalisis komposisi sel-sel yang terkandung dalam vaginal smear, tahap siklus estrus hewan coba dapat ditentukan.
Memperhatikan Siklus Birahi Hewan
Siklus birahi pada hewan coba terdiri dari beberapa fase, yaitu Proestrus, Estrus, Metestrus, dan Diestrus. Setiap fase memiliki karakteristik seluler yang khas, seperti pada fase Proestrus yang didominasi oleh sel epitel normal. Fase Estrus ditandai dengan dominasi sel kornifikasi, sedangkan fase Metestrus menunjukkan peningkatan jumlah sel leukosit meskipun masih terdapat sel kornifikasi.
“Sebelum melakukan prosedur vaginal smear, hewan yang akan diperiksa perlu disiapkan dengan hati-hati. Hal ini penting untuk mengurangi stres dan meminimalkan risiko infeksi atau cedera”. Ujar Amung Logam Saputro, drh., M.Si. memberi arahan.
Pada fase Diestrus, sel leukosit mendominasi, dan beberapa sel epitel normal mulai terbentuk kembali. Dengan mengetahui keadaan sel-sel yang ada pada vagina, dokter hewan dapat menilai kesehatan umum saluran reproduksi hewan. Misalnya, perubahan pada jumlah atau jenis sel dapat menandakan adanya masalah kesehatan seperti peradangan atau kegagalan reproduksi.

Mahasiswa PPDH Kedokteran Hewan FIKKIA juga diajarkan pembuatan preparat apus vagina. Pengamatan bertujuan menentukan fase-fase siklus birahi mencit berdasarkan hasil preparat. Selain untuk mengetahui fase siklus birahi, vaginal smear membantu dalam program pembiakan atau pengelolaan hewan dengan memastikan waktu optimal untuk inseminasi atau perkawinan.
“Menurut saya, metode pemeriksaan ini (vaginal smear) sangat mudah dan tidak membuat hewan coba merasa kesakitan. Ini menjadi bekal kami untuk terjun ke dunia kerja nantinya,” ujar Azzahra Nabila, salah satu mahasiswa PPDH FIKKIA UNAIR.
Penulis: Fania Aulia Rahmah
Editor: Avicena C. Nisa
