BERITA SIKIA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam (SIKIA) Universitas Airlangga di Banyuwangi. Dalam kompetisi Show Your Talent 2023 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Kedokteran Hewan (HMPDH) Universitas Nusa Cendana, Kupang, Nusa Tenggara Timur. Mahasiswa SIKIA UNAIR berhasil menyabet 3 juara dalam dua kategori berbeda, yaitu Videografi dan Karya Tulis Ilmiah.
Perlombaan tersebut dilaksanakan secara daring pada rentang pendaftaran karya mulai Jumat (16/6/2023) hingga Selasa (4/7/2023) dengan pengumuman pemenang dilakukan pada Sabtu (15/7/2023). Setiap karya peserta telah ditampilkan melalui akun sosial media instagram @s.y.t.hmpdh.
Kategori Videografi
Dalam kategori videografi, mahasiswa SIKIA UNAIR berhasil menyabet Juara 1 dan 3. Peraih juara pertama tersebut diperoleh oleh tim yang beranggotakan Januar Firmansyah (Kedokteran Hewan, Angkatan 2020), Farodina Azka Zhafira (Kedokteran Hewan, 2020), dan Muhammad Alif Rifqi Firmansyah (Kedokteran Hewan, Angkatan 2021). Sedangkan juara ketiga berhasil diraih oleh tim yang terdiri dari Gusti Ayu Illiyin Putri Santosa (Kedokteran Hewan, 2021), Putri Laura Faradina (Kedokteran Hewan, Angkatan 2021), dan Azhar Burhanuddin (Kedokteran Hewan, 2021). Secara umum, setiap karya tersebut menerangkan terkait definisi, tata cara penularan, hingga pencegahan dari infeksi rabies yang sedang merajalela dalam beberapa wilayah di Indonesia.

Kategori Karya Tulis Ilmiah
Dalam kategori Karya Tulis Ilmiah, Januar Firmansyah berhasil mendapatkan Juara 2. Dengan judul karya “RA-CARE APP (Rabies Care): Model Pemantauan Layanan Kesehatan untuk Mengurangi Prevalensi Kasus Rabies Indonesia Berbasis Integrated Health Care.” Aplikasi tersebut digunakan sebagai media pemantauan terhadap berjalannya kesehatan hewan terkait dengan penyakit Rabies.
Dalam kompetisi yang mengusung tema “Push Your Limit Until Your Shine The Brightest” itu. Setiap karya yang diikutsertakan merujuk pada pengenalan kasus Rabies yang terjadi di Indonesia. Rabies merupakan penyakit zoonosis yang biasanya menyerang pada anjing, kucing, primata, dan kelelawar akibat gigitan hewan yang positif. Infeksi tersebut menyerang sistem saraf pusat yang menyebabkan inkoordinasi fisiologis.
Gejala rabies yang timbul antara lain peningkatan produksi air liur (hipersalivasi), peningkatan emosional, takut air (hidrofobia), hingga takut udara (aerofobia). Pencegahan rabies dapat dilakukan melalui upaya vaksinasi hewan peliharaan secara rutin dan menjauhi hewan dengan gejala rabies. Apabila terdapat manusia yang tergigit hewan suspek rabies, maka wajib mendatangi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan vaksinasi rabies sesegera mungkin.
Penulis: Alfian Dzaka Fadhil Ramadhan
Editor: Avicena C. Nisa
