KABAR FIKKIA – Suasana Car Free Day (CFD) di Taman Bungkul Surabaya, Minggu (29/6/2025), tampak lebih semarak dan edukatif. Animalwelfare.id bersama Jaan Domestic menggelar acara bertajuk “Kopdar: Bicarain Hewan Peliharaan.” Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesejahteraan hewan peliharaan. Acara berlangsung terbuka bagi pengunjung CFD yang ingin belajar tentang perawatan hewan secara bertanggung jawab.
Turut hadir drh. Mike Paujiah, M.M., selaku Manager Edukasi Jaan Domestic. Empat mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) dari IMAKAHI juga ambil bagian sebagai volunteer. Mereka terdiri atas tiga mahasiswa hewan FIKKIA dan satu mahasiswa FKH. Bersama tim Animalwelfare.id, mereka mengedukasi warga melalui kegiatan langsung di lapangan. Tiga mahasiswa itu adalah Dinda Olivia, Rizky Isnaini, dan Kirene Cyrilliana dari angkatan 2023.
Para volunteer memperkenalkan misi Animalwelfare.id dan Jaan Domestic. Keduanya fokus pada isu kesejahteraan hewan, khususnya hewan jalanan. Masyarakat diajak memahami pentingnya adopsi hewan dibandingkan membeli hewan. Booth interaktif yang didirikan menjadi pusat perhatian pengunjung CFD.
Pengunjung bisa mendapatkan makanan kucing gratis, gantungan kunci, dan kipas berisi pesan edukatif. Edukasi singkat tentang lima kebebasan hewan juga diberikan secara langsung. Materi mencakup pemenuhan kebutuhan dasar hewan (animal welfare) dan pentingnya lingkungan ramah hewan. Respon masyarakat sangat positif, ditunjukkan dari antusiasme bertanya dan berdiskusi.

Souvenir dan makanan kucing habis dalam waktu singkat. Ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap isu kesejahteraan hewan. Ibu Rina, salah satu pengunjung, merasa senang atas kehadiran mahasiswa di acara ini.
“Mahasiswa yang bertugas memberikan pengetahuan baru tentang cara merawat hewan peliharaan dengan baik. Anak-anak saya jadi lebih paham pentingnya menyayangi hewan,” ujarnya.
Bagi para volunteer, kegiatan ini juga menjadi ruang pengembangan diri. Mereka belajar berinteraksi dengan masyarakat dan melatih kemampuan komunikasi. Selain itu, relasi baru juga terbentuk dengan beberapa pihak yang hadir. Volunteer FIKKIA bahkan menjalin kerja sama lanjutan dengan Disdukcapil.
Kampanye ini menekankan pentingnya memperlakukan hewan secara layak. Masyarakat didorong untuk mengadopsi hewan jalanan secara bertanggung jawab. Eksploitasi terhadap hewan juga harus dihentikan demi kesejahteraan bersama. Kegiatan seperti ini membuktikan bahwa edukasi bisa dimulai dari langkah sederhana.
Kolaborasi mahasiswa dan komunitas menjadi cara efektif menyebarkan kesadaran. “Kopdar: Bicarain Hewan Peliharaan” memberi inspirasi dan pengetahuan bagi banyak orang. Hubungan antara mahasiswa, komunitas, dan masyarakat semakin erat. Diharapkan kegiatan ini mendorong lebih banyak pihak peduli terhadap kesejahteraan hewan.
Kegiatan dalam artikel ini merupakan penerapan nilai-nilai SDGs poin ke-15 Life on Land, dan ke-17 Partnerships for the Goals
Penulis: Ajeng Aprisa Simorangkir
Editor: Avicena C. Nisa
