FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Manfaatkan GPS Essensial, Mahasiswa UMT Eksplorasi Desa Tamansari

KABAR FIKKIA – Program WUACD International Student Mobility in Community Development yang digagas Universitas Airlangga dan Universiti Malaysia Terengganu memasuki hari ketiga. Pada Sabtu (09/11/2024) peserta dari UMT diperkenalkan dengan keindahan alam dan keanekaragaman tanaman obat yang ada di Desa Tamansari. Mereka mengeksplor sekaligus mengenal penggunaan teknologi GPS untuk pemetaan lingkungan.

Pelatihan GPS Essential dan Pembagian Kelompok

Kegiatan dimulai dengan sesi pelatihan penggunaan GPS Essential yang dipandu oleh Ryo Afandi dan Fahmi Dimas. Kedua narasumber merupakan mahasiswa Akuakultur 2022 dari tim PPK Ormawa KKPA UNAIR. Dalam pelatihan ini, peserta mempelajari cara memanfaatkan teknologi GPS untuk memetakan lokasi dan melacak titik-titik penting di Desa Tamansari. Setelah pelatihan, peserta dibagi menjadi dua kelompok untuk melaksanakan tugas pemetaan yang telah ditentukan, dengan dukungan dan arahan dari para instruktur dan tim PPK yang bertugas

Latihan penggunaan GPS essensial di perkebunan Dusun Jambu. Sumber: PPKO KKPK

Eksplorasi dan Pemetaan Dusun-Dusun di Tamansari

Setelah dibagi menjadi dua kelompok, para peserta melanjutkan kegiatan dengan menjelajahi beberapa dusun di Desa Tamansari. Antara lain Tanah Los, Krajan, Sumberwatu, dan Jambu. Setiap kelompok berjalan kaki ke masing-masing dusun, memanfaatkan GPS Essential untuk pemetaan area tersebut. Rute perjalanan mereka dimulai dari Tanah Los dan berlanjut ke Krajan, Sumberwatu, hingga Jambu. Di setiap titik, mereka melakukan pemetaan lingkungan, berinteraksi dengan warga setempat, dan memahami tata letak geografis dusun-dusun tersebut.

Jelajah sambil melakukan pemetaan tanaman di dusun yang dilewati Sumber: PPKO KKPK

Edukasi Tanaman Obat dengan Barcode Interaktif

Sambil menjelajahi dusun-dusun, para mahasiswa dari UMT diberikan stiker tanaman dengan barcode yang berisi informasi tentang tanaman obat lokal. Barcode ini dapat dipindai untuk menampilkan informasi mengenai nama, jenis, fungsi, dan manfaat tanaman tersebut, seperti rosela, telang, dan selaginella. Edukasi ini memberikan pemahaman bagi para peserta tentang kekayaan tanaman obat yang ada di Desa Tamansari dan manfaatnya bagi kesehatan. Mahasiswa diharapkan dapat mengaplikasikan pengetahuan ini dalam kegiatan konservasi tanaman obat dan mendukung pengembangan sumber daya alam desa.

Pemanfaatan barcode recognition di kebun TOGA milik warga. Sumber: PPKO KKPK

Berbagi Pengalaman di Sendang Seruni Banyuwangi

Setelah eksplorasi dan makan siang, kegiatan dilanjutkan di Sendang Seruni, Banyuwangi. Di tempat ini, peserta mengikuti sesi berbagi pengalaman mengenai kegiatan. Dalam sesi ini, peserta saling berbagi kesan dan pengetahuan baru yang didapat, sekaligus berdiskusi tentang pentingnya teknologi GPS dan konservasi tanaman obat. Sesi berbagi ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk merefleksikan pengalaman mereka, menambah wawasan baru, dan mempererat hubungan antar sesama mahasiswa.

Seluruh mahasiswa UMT dan UNAIR menikmati segarnya air sendang seruni. Sumber: PPKO KKPK

Baca juga: Hari Kedua WUACD Jelajahi Potensi Alam dan Konservasi Lingkungan Desa Tamansari

 “Hari ini sangat seru sekali! Saya baru mengetahui cara menggunakan GPS dengan benar dan bisa berkeliling-keliling kampung yang asri”. ujar Lidya, mahasiswa Akuntansi 2022 dari UMT.

“Belajar mengenai tanaman obat dan GPS Essential menambah ilmu baru bagi kita semua.” Begitu juga dengan Nurhida, mahasiswa Ekonomi 2021 dari UMT.

Eksplorasi di Desa Tamansari memberikan pengalaman langsung bagi peserta untuk terlibat dalam konservasi tanaman obat dan mengenalkan teknologi dasar GPS dalam pemetaan lingkungan. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kesadaran akan pentingnya pelestarian alam dan kekayaan tanaman obat lokal.

Kegiatan dalam artikel ini merupakan penerapan nilai-nilai SDGs poin ke 15 – Life on Land dan ke-17 Partnership for the Goals.

Penulis: Amalia Sofi Ramadanti
Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *