FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Pelantikan Ikatan Dokter Indonesia Cabang Banyuwangi

KABAR FIKKIA – Musyawarah Cabang (MUSCAB) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Banyuwangi 2025 baru saja melantik kepengurusan baru yang digelar Minggu, (19/10/2025) di Hotel ASTON Banyuwangi. Pelantikan dihadiri oleh dokter dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Banyuwangi. MUSCAB menjadi momentum penting bagi IDI Cabang Banyuwangi dalam melaksanakan pemilihan ketua baru periode 2025–2028.

Pergantian kepemimpinan diharapkan dapat membawa semangat baru bagi IDI Banyuwangi dalam memperkuat peran organisasi profesi dokter. Terutama dalam bidang pengabdian masyarakat, peningkatan kompetensi anggota, pengembangan organisasi dalam berbagai sektor, dan kolaborasi dengan institusi pendidikan kedokteran.

Civitas Akademik FIKKIA dr. Kurnia Alisaputri, Sp.PD., FINASIM dan dr. Rizki Amalia, Sp.JP., FIHA ikut menjadi bagian dalam penyelenggaraan MUSCAB. Selain datang mewakili FIKKIA UNAIR, mereka juga hadir sebagai pembicara dalam seminar nasional bertema “Strategi Komprehensif Deteksi serta Penanganan Kardiomiopati Post Partum dan BBLR untuk Penurunan AKI dan AKB.”

IDI merupakan mitra strategis Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga terutama Prodi Kedokteran Umum. Kerjasama akademisi dengan organisasi profesi menjadi penghubung proses pengembangan keilmuan, pengabdian masyarakat, hingga transfer ilmu pengetahuan. Keterlibatan IDI diharapkan membawa manfaat bagi pendidikan kedokteran dan juga masyarakat Banyuwangi pada umumnya

Pelantikan dihadiri Ketua Bidang Organisasi IDI Wilayah Jawa Timur dr. Moch. Rofiq Hindiono dan dr. Sujarwo. Sebelumnya IDI Banyuwangi periode 2022-2025 diketuai oleh dr. Nelly Mulyaningsih, Sp.JP (K), FIHA. Estafet kepemimpinan IDI Banyuwangi masa bakti 2025-2028 dilanjutkan kepada dr. H. Widji Lestariono, M.M.Kes.

Dalam pidato pertamanya dr. Widji menyatakan komitmennya untuk memperkuat peran IDI sebagai garda utama kesehatan masyarakat. Terutama menghadapi era digitalisasi medis dan transformasi layanan kesehatan.

Dengan semangat kolaborasi dan pembaruan kepemimpinan IDI Banyuwangi, kegiatan ini diharapkan menjadi awal baru dalam penguatan sistem kesehatan daerah serta peningkatan kapasitas dokter di Banyuwangi untuk menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Bayi (AKB).

Penulis: Tutut Ariyani

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *