FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Pelatihan Pelayanan Prima bagi Tenaga Kependidikan FIKKIA UNAIR

KABAR FIKKIA – Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga terus berupaya meningkatkan performa dan kualitas layanan kampus. Pada Kamis (08/08/2024) seluruh tenaga kependidikan menghadiri pelatihan pelayanan prima di Aula FIKKIA Kampus Mojo. Tenaga kependidikan yang hadir berkecimpung melayani urusan akademik, kemahasiswaan, keuangan, kepegawaian, sarana prasarana, keamanan, dan kehumasan. Terdapat empat narasumber terundang pada kegiatan pagi itu.

Narasumber pertama hadir dari Fakultas Psikologi UNAIR membuka dengan materi kepribadian. Kemudian dilanjutkan pemaparan Rumah Sakit Yasmin Banyuwangi. Secara terperinci Tim RS Yasmin menjelaskan tentang bagaimana pelayanan kesehatan diberikan kepada pasien. Tim eL Hotel Banyuwangi menjelaskan bagaimana pelayanan bidang hospitality. Tak cukup disitu, adapun materi pelayanan bidang perbankan oleh perwakilan Bank Mandiri kantor cabang Banyuwangi.

Setiap diri adalah wajah institusi tempat bekerja

Prof. Dr. Soetojo., dr, Sp.U (K) menyambut baik adanya pelatihan pelayanan prima. Tenaga kependidikan bekerja melayani seluruh mahasiswa, dosen dan masyarakat yang memiliki kepentingan dengan institusi. Bisa dikatakan, wajah institusi dapat dilihat dari bagaimana pelayanan tenaga kependidikan dan  warga didalamnya.

Ilham Nur Alfian M.Psi. menjelaskan bagaimana staf berpengaruh pada image institusi.
Sumber: UKIP FIKKIA

Ilham Nur Alfian M.Psi., Psikolog menjelaskan bagaimana pelayanan berdampak langsung pada institusi. Pelanggan dapat menilai kualitas pelayanan dari sikap, skill, dan penampilan yang diberikan staff. Terlebih lagi pelayanan dibagian front office, disanalah penilaian pertama dilakukan. Pengalamn pertama kali akan diingat lebih lama oleh pelanggan.

“Bahkan orang akan mengingat bagaimana perlakuan staff atau pegawai. Jika pelayanannya bagus, memuaskan, staffnya inisiatif, dia akan kembali lagi. Yang terbersit ketika melihat FIKKIA itu adalah anda, begitu juga sebaliknya.” Jelas Ilham yang juga berprofesi sebagai psikolog.

Perkembangan institusi yang lebih besar membuat tenaga kependidikan FIKKIA seringkali dihadapkan dengan berbagai macam karakter pelanggan. Setiap pelanggan membawa tujuan dan kepentingan yang berbeda-beda.

Praktik pelayanan prima dan mengolah gestur tubuh

Pelayanan prima tak hanya sekedar memberikan performa terbaik. Lebih dari itu, pelayanan prima memberikan pengalaman positif melalui komunikasi yang efektif. Gestur tubuh menjadi salah satu bentuk komunikasi non verbal yang terlihat dalam menyampaikan pesan pesan tertentu. Oleh karena itu mengolah gestur penting dilakukan agar pelanggan puas dengan pelayanan yang diberikan.

Simulasi pelayanan oleh staf RS Yasmin (paling kanan) bersama staf FIKKIA (tengah).
Sumber: UKIP FIKKIA

Disetiap sesi dilakukan praktek langsung antara tenaga kependidikan FIKKIA dan tim dari narasumber. Tim dari RS Yasmin misalnya, mulai dari cara menyapa, memberi salam, dan memulai pelayanan. Tim El Royal Hotel mempraktikkan bagaimana menangani keluhan pelanggan, serta mengidentifikasi kebutuhan pelanggan. Tim Bank Mandiri memperagakan bagaimana bersikap. Mulai dari menyambut, menanyakan kebutuhan, hingga bagaimana mengolah gestur tubuh saat bertemu nasabah.

Hadirnya tiga narasumber membawa referensi baru bagi seluruh tenaga kependidikan FIKKIA. Peserta dapat belajar bagaimana pelayanan diberikan di tempat lain. Selanjutnya, dapat diaplikasikan sesuai dengan kebutuhan.

Penulis: Uni Eska Mahmudi

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *