FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Pembukaan Program International Mobility Student di Banyuwangi: Kolaborasi UNAIR dan UMT

KABAR FIKKIA – Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi menjadi saksi dimulainya program International Mobility Student in Community Outreach pada Selasa (25/11/2025). Acara ini diselenggarakan atas kerja sama antara Universiti Malaysia Terengganu (UMT) dan Fakultas Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR). Sebanyak 31 delegasi mahasiswa dari Malaysia hadir untuk mengikuti pembukaan pengabdian masyarakat internasional yang dipusatkan di Sendang Seruni, salah satu destinasi alam unggulan di Desa Taman sari

Wakil dekan I FIKKIA UNAIR pada pembukaan Program International Mobility Student

Dalam pembukaan, Wakil Dekan Akademik FIKKIA UNAIR Ivan Rahmatullah, dr.,MPH.,Ph.D menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar program pengabdian, tetapi juga wadah mempererat hubungan antaruniversitas lintas negara.

“Acara pengabdian masyarakat internasional ini bisa berdampak baik untuk bersama dan mempererat hubungan baik antara UMT dan UNAIR. Semoga para mahasiswa delegasi mendapatkan manfaat yang luar biasa dari kegiatan ini,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan komitmen UNAIR untuk terus membuka ruang kolaborasi internasional, sekaligus memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam berinteraksi dengan masyarakat.

Dukungan Penuh dari Pemerintah desa

Kepala Desa Tamansari Hilmy Ilman dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas terpilihnya desanya sebagai lokasi kegiatan. Ia menekankan bahwa Tamansari memiliki kekayaan hayati dan potensi masyarakat yang besar, sehingga sangat tepat dijadikan tujuan pengabdian internasional.

“Kami mendukung penuh kegiatan pengabdian internasional ini. Desa Tamansari selalu menjadi tujuan kegiatan pengabdian masyarakat UNAIR, dan kami berharap kehadiran mahasiswa asing dapat memberikan manfaat bagi warga,” ungkapnya.

Dukungan ini menunjukkan adanya sinergi antara akademisi dan masyarakat lokal dalam membangun desa melalui kegiatan nyata.

Perwakilan mahasiswa UMT menyampaikan rasa antusias mereka dalam mengikuti program ini.

“Kami sangat bersemangat belajar dan mengabdi dalam kegiatan ini. Semoga ilmu yang kami dapat bisa kami bawa pulang dan diterapkan di negara kami,” kata salah satu mahasiswa UMT Ayob bin Zanberi.

Pelepasan Bibit Ikan Nilai Merah

Simbolis Pelepasan Bibit Ikan Nilai Merah

Sebagai bagian dari acara pembukaan, dilakukan pelepasan 300 bibit ikan bila merah di Sendang Seruni. Ketua PPK Konservasi Fahmi Dimas (AKUA 22) secara simbolis melepaskan sekantung bibit ikan Kegiatan simbolis tidak hanya menjadi tanda dimulainya program, tetapi juga mencerminkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui sektor perikanan. Pelepasan ikan diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis sekaligus ekonomi bagi warga sekitar.

Program International Mobility Student in Community Outreach di Desa Tamansari memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar kegiatan akademik. Kehadiran mahasiswa dari Malaysia dan Indonesia di tengah masyarakat desa menjadi jembatan persahabatan antarbangsa, sekaligus sarana pembelajaran sosial yang berharga.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat memahami pentingnya pengabdian, keberlanjutan lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat. Desa Tamansari pun semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi pengabdian masyarakat internasional yang berkelanjutan.

Penulis: Amalia Sofi Ramadanti

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *