FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Pendampingan LPJPHKI di FIKKIA UNAIR Pacu Riset dan Pendaftaran HKI Civitas Akademik

KABAR FIKKIA – Guna mengakselerasi upaya Universitas Airlangga (UNAIR) sebagai kampus World Class University (WCU), Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Banyuwangi menggelar agenda strategis pada Rabu-Kamis (03-04/12/2025). FIKKIAmemacu mutu akademik dosen melalui kolaborasi intensif bersama Lembaga Inovasi, Pengembangan Jurnal, Penerbitan, dan Hak Kekayaan Intelektual (LPJPHKI) UNAIR, berfokus pada penguatan riset, HKI, dan publikasi internasional.

Bertempat di Aula Kampus Mojo dan ruang Smart Class FIKKIA, kegiatan bertajuk “Workshop Peningkatan Mutu Akademik” ini menghadirkan narasumber ahli dari LPJPHKI untuk memberikan pendampingan teknis dan teoritis. Output utamanya ialah peningkatan jumlah naskah dosen yang lolos ke jurnal bereputasi tinggi serta akselerasi pendaftaran paten produk inovasi.

Wakil Dekan III FIKKIA, Susy Katikana Sebayang, S.P., M.Sc., Ph.D., secara resmi membuka acara dan menegaskan bahwa workshop ini menjadi langkah krusial FIKKIA untuk mengejar standar kualitas penelitian setara kampus induk di Surabaya.

“Kegiatan sosialisasi dan pendampingan HKI ini penting kami lakukan secara berkala. Kami menyadari potensi riset besar di Banyuwangi seringkali terkendala strategi publikasi dan pelindungan cipta. Workshop ini harus memberikan amunisi baru bagi dosen pengajar dan meningkatkan indeks penelitian FIKKIA,” papar dosen kesehatan masyarakat tersebut.

Sambutan Wadek III FIKKIA. Sumber: Istimewa

Susy juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada tim LPJPHKI, khususnya Dr. Windarto dan Indria Wahyuni, S.H., LL.M. Kehadiran langsung mereka menunjukkan keseriusan manajemen universitas dalam mendukung percepatan kualitas riset di FIKKIA.

Kegiatan workshop dan pendampingan ini diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dari Prodi Kesehatan Masyarakat, Akuakultur, dan Kedokteran Hewan. Masing masing dari peserta telah siap membawa draft artikel, maupun rancangan objek yang hendak didaftarkan HKI.

Sebelum pendampingan secara personal, peserta terlebih dahulu dibekali pengetahuan seputar HAKI, kepenulisan, hingga bagaimana memilih jurnal bereputasi untuk publish artikel ilmiah. Dengan demikian, civitas akademik FIKKIA dapan memilah dan memetakan potensi HAKI yang didapat dari aktivitas tri dharmanya.

Pembinaan Pengelolaan Jurnal

Saat ini, FIKKIA memiliki tiga jurnal yang dikelolah oleh prodi. Journal of Aquaculture Science (JoAS) oleh Prodi Akuakultur, Jurnal Medik Veteriner (JMV) oleh Prodi Kedokteran Hewan, dan Journal of Public Health Research and Community Health Development (JPH RECODE) oleh Prodi Kesehatan Masyarakat. Ketiga jurnal menjadi wadah publikasi ilmiah bagi civitas akademik dan sejawat keilmuan di bidangnya. Sebagai jurnal internasional, JoAs, JMV, dan JPH RECODE tentunya terus berbenah dalam tatakelola publikasi ilmiah.

Pendampingan pengelola jurnal di FIKKIA. Sumber: Istimewa

Pendampingan dan masukan Diyah Alinia Oktariningtias, S.K.M dinilai sangat membantu dalam mengembangkan mutu artikel dan peningkatan indeksasi jurnal bereputasi.

Editor in Chief JoAS Suciyono, S.St.Pi., M.P. mengungkapkan, pendampingan ini sangat bermanfaat. Terutama bagi JoAs yang sedang menyiapkan diri mendaftar ke SCOPUS.

“Tentunya saran pengelolaan, terutama strategi peningkatan jumlah artikel perlu dilakukan. Melakukan banchmarking dengan sejawat keilmuan dapat meningkatkan kualitas dan jumlah paper yang masuk ke JoAS”. Ungkap Suciyono

Penulis: Ibnu Sadidan Fil Iman

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *