FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Pengmas Dabeat Day-3, Mahasiswa dan Warga Desa Gombengsari Gotong Royong Lakukan Bersih Desa

KABAR FIKKIA — Program Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Dabeat 2024 yang diselenggarakan oleh BEM Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga di Desa Gombengsari memasuki hari ketiga. Mahasiswa dan warga bersama-sama melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan desa. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (19 /10/2024) diikuti dengan pemasangan plang larangan membuang sampah sembarangan di berbagai titik strategis. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari tema besar Pengmas Dabeat 2024, yaitu “Harmoni Sehat: Integrasi One Health untuk Kesejahteraan Sosial, Lingkungan, Pendidikan, dan Kesehatan.”

Berkumpul terlebih dahulu di Balai Desa. Sumber: Penulis

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa BEM FIKKIA UNAIR bersama warga Desa Gombengsari membersihkan lingkungan dari sampah-sampah yang berserakan di beberapa area desa. Melalui kerja bakti ini, mahasiswa ingin mengajak masyarakat setempat agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan, mengingat tingkat kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan di kawasan ini masih relatif rendah.

“Kegiatan kerja bakti ini merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran warga akan pentingnya kebersihan lingkungan. Dengan membersihkan bersama, kami ingin mengingatkan bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama, baik oleh mahasiswa maupun warga,” ujar Ajeng korlap acara Pengmas Dabeat 2024.

Selain kerja bakti, mahasiswa juga memasang plang larangan membuang sampah sembarangan di beberapa titik di desa sebagai langkah preventif dan edukatif. Pemasangan plang ini dimaksudkan untuk mempertegas komitmen menjaga kebersihan lingkungan dan menjadi pengingat bagi warga untuk membuang sampah pada tempatnya. Meski pihak desa belum siap mendirikan tempat pembuangan sampah yang terpadu, mahasiswa dan masyarakat berharap bahwa adanya plang tersebut bisa mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan.

“Ini adalah langkah kecil, tetapi kami berharap dapat memulai perubahan perilaku masyarakat dalam membuang sampah. Kami berterima kasih kepada teman-teman UNAIR yang mendukung upaya menjaga lingkungan ini, karena kelurahan yang bersih akan meningkatkan kualitas hidup semua warga,” ujar Mulhakim, tokoh masyarakat kelurahan Gombengsari.

Pengmas Dabeat 2024 yang berlangsung selama tiga hari di Desa Gombengsari menekankan pentingnya kolaborasi mahasiswa dan masyarakat. Menjaga lingkungan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Kegiatan hari ketiga ini menjadi penutup program yang berfokus pada pembangunan kesadaran lingkungan dan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Diharapkan, kerja bakti dan pemasangan plang ini menjadi langkah awal bagi masyarakat Desa Gombengsari untuk lebih peduli dan proaktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Penulis: Cheisa Alfii Yudha Nasrullah

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *