FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Pengmas Integrasi, SIKIA UNAIR Membidik Potensi Eduwisata Kawasan Pulau Santen Banyuwangi

Mendukung upaya dalam menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat di kawasan Pulau Santen Banyuwangi, SIKIA Universitas Airlangga sukses selenggarakan pengabdian masyarakat integrasi pada Sabtu (29/10/22). Kegiatan ini merupakan hasil integrasi dari para dosen ke empat program studi yang ada di SIKIA Universitas Airlangga yakni Akuakultur, Kesehatan Masyarakat, Akuntansi, dan Kedokteran Hewan.

Jayanti Dian Eka Sari, yang merupakan dosen Program Studi Kesehatan Masyarakat dan juga selaku ketua pelaksana dari kegiatan pengabdian masyarakat ini menjelaskan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberdayakan masyarakat dan mengajarkan masyarakat untuk mandiri dalam perekonomiannya.

Selain itu, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk kembali menciptakan eduwisata. Sebab Pulau Santen ini memiliki potensi yang tinggi namun sedikit terbengkalai beberapa tahun belakangan. Maka dari itu, dari kegiatan ini diharapkan dapat kembali menciptakan eduwisata di Pulau Santen.” jelasnya.

Jayanti juga menambahkan, “eduwisata ini juga menjadi ciri khas dari Pulau Santen, dimana nantinya pengunjung tidak hanya berwisata namun juga mendapatkan edukasi tentang pohon santigi yang hanya ada di satu tempat di Banyuwangi yakni Pulau Santen.imbuhnya.

Pemberian bingkisan untuk peserta yang aktif bertanya

Kegiatan pengabdian masyarakat ini juga memberikan edukasi terkait branding lokasi Pulau Santen sebagai eduwisata dan pengembangan UMKM. Selain itu, SIKIA Universitas Airlangga juga akan membangun rumah ecobrick yang dapat menjadi spot foto yang kekinian bagi pengunjung pulau santen. Sehingga kemandirian ekonomi dapat terwujud di kawasan pulau santen, Banyuwangi.

Izzato Milati, yang merupakan Kepala Program Studi Akuntansi sekaligus pemateri pada hari itu menjelaskan, bahwa inovasi pemasaran dari pelaku UMKM berpengaruh besar pada terwujudnya eksistensi eduwisata Pulau Santen. Pemanfaatan sosial media menjadi inovasi dalam hal pemasaran, atau bahkan kedepannya dapat mengembangkan website milik Pulau Santen sendiri.

Izzato juga menuturkan peran website untuk tujuan branding.

“Website memiliki peran yang sangat penting dalam mengenalkan potensi yang dimiliki oleh pulau santen sehingga branding terkait eduwisata dapat tersalurkan secara luas.” imbuhnya

Penyampaian materi diikuti oleh sejumlah warga muda Pulau Santen

Dalam kegiatan pengabdian masyarakat dihari sebelumnya, SIKIA Universitas Airlangga menyediakan bibit pohon santigi untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat di daerah pulau santen. Jayanti menjelaskan bahwa kedepannya dalam mengembangkan wilayah Pulau Santen untuk kembali menjadi eduwisata di Banyuwangi, SIKIA Universitas Airlangga juga akan menggandeng Kodim Banyuwangi.

Kedepannya, kami juga akan menggandeng Kodim dalam proses pengembangan kegiatan ini sebab penanggung jawab dari lahan di Pulau Santen ini adalah Kodim.” jelasnya.

Selain itu, kami juga akan menggandeng Dinas Pariwisata untuk dapat memberikan tips-tips kepada masyarakat kawasan Pulau Santen tentang pemasaran dan branding eduwisata Pulau Santen.”imbuhnya.

Harapan dari kegiatan ini juga dijelaskan oleh Jayanti selaku ketua pelaksana,

Harapannya tentu masyarakat kawasan pulau santen untuk dapat bekerja sama dengan pihak SIKIA Universitas Airlangga dalam rangka mewujudkan kembali eduwisata kawasan Pulau Santen Banyuwangi, agar dapat dilirik kembali oleh wisatawan.”

Author : Ahmad Danang Sagita

Editor : Choirun Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *