BERITA SIKIA – Selasa (11/04/2023) Program studi Akuakultur Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam Universitas Airlangga di Banyuwangi menyelenggarakan kuliah tamu di Kelas A. 102 Kampus Giri.
Kuliah tamu merupakan implementasi untuk menambah wawasan dan keterampilan mahasiswa, serta bekal dalam memahami dunia pasca kuliah melalui materi dan praktik oleh pemateri yang di undang.
Sebagai calon penggerak sektor perikanan, mahasiswa tidak hanya diajarkan teknik budidaya saja. Analisa ekonomi juga wajib dipahami agar kegiatan budidaya berjalan maksimal dan berkelanjutan. Analisis ekonomi sebagai salah satu penggerak masyarakat perikanan dan mahasiswa selaku stakeholder untuk dapat memahami dan mengembangkan potensi di bidang perikanan, serta diharapakan mampu membuka pemikiran akan pemanfaatan dan keefisienan dari potensi tersebut melalui berbagai analisa.
Membawa tema “Economic Analysis for Fisheries” Visiting Lecturer mengundang Alfian Zein, M.Sc., PhD sebagai pemateri. Alfian Zein, M.Sc., PhD merupakan pengajar Fakultas Perikanan dan Sains Makanan University Malaysia Terengganu yang fokus pada pengajaran di bidang ekonomi perikanan, kewirausahaan, agribisnis, dan operasi pengelolaan.
“Projek perikanan sangatlah beragam mulai dari akuakultur air tawar, air payau, air laut, pemijahan, penangkapan, bahkan industri perikanan mulai dari tradisional hingga modern,” ujar Prof. Alfian Zein
Penggiat perikanan harus menguasai analisis ekonomi perikanan, karena orang perikanan mempunyai rasa dan ilmu terhadap bidang itu sendiri. Prof. Alfian Zein menekankan bahwa analisis ekonomi sangatlah penting terhadap suatu usaha yakni untuk melihat kelayakan suatu basis projek dalam kriteria investasi, agar nantinya dapat mengetahui apakah projek atau usaha ini dapat diaplikasikan atau justru tidak dilanjutkan.
Pengusaha dapat menentukan apakah suatu usaha layak diteruskan atau tidak dengan melakukan perhitungan nilai-nilai kriteria investasi. Perhitungan dilakukan menggunakan empat metode yaitu:
- Net Present Value (NPV)
- Benefit Cost Ratio (B/C Ratio)
- Internal Rate of Return (IRR)
- Payback Period (PP)
Perhitungan dengan NPV adalah yang paling mudah dipahami dan diterapkan. NPV dihitung dengan mencari selisih antara total pengeluaran dan total keuntungan. Jika angka yang dihasilkan positif (+) maka usaha layak dilanjutkan, dan apabila negative (-) berarti perlu dilakukan koreksi karena mengalami kerugian.
“Meskipun pemaparan materi berlangsung lama, tapi ketika praktik pakai excel seru banget. Semoga kedepannya ada kuliah tamu terkait analisis ekonomi perikanan sambil langsung belajar excel,” ungkap salah satu peserta.
Diakhir pemaparannya, Prof. Alfian berpesan bahwa keterampilan analisa ekonomi penting dipelajari karena akan berguna untuk berbagai bidang kehidupan. Terutama untuk perhitungan usaha dan investasi
Penulis: Leni Mei Ristin
Editor: Acn
