Wabah African swine fever (ASF) terus menjadi ancaman serius bagi sistem produksi babi di Asia Tenggara sejak pertama kali merebak secara luas pada 2019. Melalui tinjauan sistematis dan meta-analisis terhadap 12 studi dari tujuh negara di kawasan ini, penelitian terbaru menemukan bahwa rata-rata prevalensi ASF mencapai 29,14%, dengan variasi yang sangat besar antarwilayah dan metode […]
Read MoreAkupunktur merupakan salah satu pendekatan veteriner integratif yang efektif dalam meningkatkan nafsu makan hewan secara aman dan berkelanjutan. Terapi ini menunjukkan efektivitas hingga 81,5% lintas spesies, dengan durasi 3–21 hari dan frekuensi 2–5 sesi per minggu. Respons klinis umumnya muncul dalam 3–7 hari, lebih cepat pada babi dan unggas dibanding ruminansia. Stimulasi titik ST36, SP6, […]
Read MorePaparan uap rokok elektronik yang mengandung nikotin dapat menurunkan diameter dan ketebalan epitel tubulus seminiferus pada tikus, meskipun perbedaannya tidak signifikan. Nikotin dan bahan lain dalam cairan rokok elektronik bisa memicu stres oksidatif dan mengganggu hormon yang mengatur produksi sperma, sehingga berpotensi memengaruhi kualitas spermatogenesis. Hasil yang tidak signifikan kemungkinan dipengaruhi oleh dosis nikotin yang […]
Read MoreKABAR FIKKIA – UKM Konservasi dan Pecinta Alam (KPA) Kabinet Frontier 2026 resmi menggelar Kick Off Meeting yang bertempat di Ruang G101 Kampus Giri pada Selasa (24/02/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dimulainya kepengurusan baru sekaligus momentum penguatan arah gerak organisasi selama satu periode ke depan. UKM Konservasi dan Pecinta Alam merupakan unit kegiatan mahasiswa […]
Read MoreKABAR FIKKIA – Banyuwangi Public Health Association (BPHA) atau Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam (FIKKIA) UNAIR resmi melaksanakan Serah Terima Jabatan Kabinet Periode 2025/2026 yang bertempat di Aula Mojo pada Jumat (20/02/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam estafet kepemimpinan sekaligus penanda berakhirnya tahun ke-11 dan dimulainya tahun ke-12 […]
Read MoreKABAR FIKKIA – Tim dosen Akuakultur Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga Banyuwangi, melaksanakan program pengabdian masyarakat kepada 25 warga yang tergabung dalam Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Karya Mina Lele. Pengmas dilaksanakan Selasa (17/02/2026) di salah satu rumah warga di Desa Sumber Bening, Muncar. Kegiatan ini bertujuan membantu pembudidaya ikan lele […]
Read MoreKABAR FIKKIA – Sheema Hunafa Qudsi, mahasiswi Kesehatan Masyarakat FIKKIA Universitas Airlangga kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Ia terpilih sebagai delegasi Indonesia dalam ajang International Conference Santri Mendunia (ICSM) Batch 4 yang berlangsung di tiga negara, yakni Malaysia, Singapura, dan Thailand pada 9 hingga 15 Februari 2026. Sheema juga merupakan santri penghafal alquran […]
Read MoreLaminitis merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal paling serius pada kuda karena menyebabkan peradangan dan kerusakan pada jaringan lamina yang menghubungkan tulang pedal dengan dinding kuku. Kondisi ini menimbulkan nyeri hebat, kepincangan, hingga penurunan performa, bahkan dapat berujung pada kecacatan permanen. Dalam dua dekade terakhir, akupunktur semakin banyak dimanfaatkan sebagai terapi komplementer dalam penanganan laminitis. Pendekatan […]
Read MoreKABAR FIKKIA – Momentum hari libur tidak menyurutkan semangat dokter hewan muda dari Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH) Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) untuk terus menimba ilmu. Hal tersebut terlihat dari kuliah tamu stase klinik veteriner Kelompok I Gelombang III PPDH FIKKIA pada Senin (16/2/2026) di Ruang Sidang Kampus […]
Read MoreMastitis di Banyuwangi disebabkan oleh kombinasi faktor lingkungan, manajemen, dan sosial-ekonomi. Pada musim hujan, kandang yang lembap dan alas tidur basah meningkatkan kontaminasi ambing serta melemahkan kulit puting, membuatnya lebih rentan terhadap infeksi. Sebagian besar peternak skala kecil dengan sumber daya terbatas, sehingga pengelolaan mastitis sering bersifat reaktif. Kurangnya pengetahuan tentang mastitis subklinis, SCC, dan […]
Read More