KABAR FIKKIA – Program Studi Kedokteran Hewan FIKKIA Universitas Airlangga resmi menjalin kerjasama dengan Radhiyan Pet and Care melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Kampus Mojo, Banyuwangi pada Kamis(10/04/2025). Penandatanganan kerjasama bertujuan untuk memperkuat sinergi pendidikan kedokteran hewan FIKKIA UNAIR dengan dunia praktik.
Kesepakatan ditandatangani oleh langsung oleh Dekan FIKKIA, Prof. Dr. Soetojo, dr. SPU (K) dan Direktur Radhiyan Grup Drh. Radhiyan Fadiar Sahistya. Turut hadir Koordinator Program S1 Kedokteran Hewan drh. Bodhi Agustono, M.Si, dan Koordinator Program Pendidikan Dokter Hewan (PPDH) drh. Ratih Novita Praja, M.Si,
Dari pihak Radhiyan Pet and Care, drh. Radhiyan Fadiar Sahistya, bersama dokter utama, Bpk. Dharmawijaya, Widyatama, S.P., selaku Komisaris, serta Khuzain Rahman, S.E., Manager HR Radhiyan Pet and Care.
Pada kesempatan tersebut tiga mahasiswa Kedokteran Hewan FIKKIA penerima beasiswa Radhiyan Pet and Care ikut hadir. Mereka adalah yaitu Vincent Hartadi (2021), Qurrotul Aini Dwi A (2021), dan Alousious Primo (2022). Kehadiran ketiganya menjadi komitmen kerjasama Radhiyan Grup bersama FIKKIA UNAIR memperluas jangkauan penerima beasiswa hingga ke Kampus Banyuwangi
Radhiyan sebagai Wahana Baru Stase Klinik Kedokteran Hewan
Penandatanganan MoU bertujuan memperkuat kolaborasi antara FIKKIA UNAIR dan Radhiyan Pet and Care dalam hal pendidikan dan praktik kedokteran hewan. Radhiyan memiliki 16 cabang, dengan 12 di Jabodetabek, 3 di Jawa Timur, dan 1 di Sumatera Selatan. Fokus Radhiyan pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) menjadi peluang besar bagi mahasiswa untuk melanjutkan ilmu yang mereka dapatkan. Dengan potensinya yang besar, Radhiyan Pet and Care sangat memungkinkan bisa menjadi wahana praktik tambahan bagi mahasiswa koas atau PPDH dalam stase klinik.
Langkah Strategis Menuju Masa Depan Kedokteran Hewan FIKKIA
Selain pelatihan klinis bagi mahasiswa Program Pendidikan Dokter Hewan (PPDH), kerja sama ini juga aakan mencakup pengembangan kurikulum kedokteran hewan dan kolaborasi dalam persiapan pendirian serta pengelolaan rumah sakit hewan Prodi Kedokteran Hewan FIKKIA UNAIR, karena Saat ini, Prodi Kedokteran Hewan FIKKIA UNAIR belum memiliki rumah sakit hewan sendiri, sehingga wahana yang bisa digunakan adalah klinik hewan swasta dan Rumah Sakit Hewan milik Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
Di samping itu, terdapat kesepakatan untuk membuka peluang magang yang luas bagi mahasiswa FIKKIA di 16 cabang Radhiyan Pet and Care yang tersebar di Jabodetabek, Jawa Timur, dan Sumatera Selatan. Ke depan, kerja sama ini diharapkan menjadi model bagi pengembangan pendidikan kedokteran hewan yang lebih terintegrasi dengan dunia kerja.
Kegiatan dalam artikel ini merupakan penerapan nilai-nilai SDGs poin ke-17 Partnerships for the Goals
Penulis: Ryan Adi Taufiqurrahman
Editor: Avicena C. Nisa
