KABAR FIKKIA – Program Studi Kesehatan Masyarakat Angkatan 2025 FIKKIA UNAIR melaksanakan kegiatan edukatif bertajuk Public Health Youth FEST: Forging Excellence, Shaping Tomorrow pada Jumat (07/11/2025) di Aula Kampus Mojo. Kegiatan mengundang 150 siswa SMA/SMK di Banyuwangi dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mereka terkait kesehatan di lingkungan sekolah.
Ketua pelaksana, Teguh Parmonangan Hasibuan (KESMAS 25) menyampaikan bahwa kegiatan dirancang sebagai sarana kontribusi langsung mahasiswa dalam edukasi kesehatan remaja.
“Event ini kami selenggarakan untuk membekali para siswa dengan pengetahuan dan keterampilan kesehatan yang relevan dengan kehidupan mereka sehari-hari,” ujar Teguh.
Ia menambahkan bahwa pendekatan interaktif menjadi metode utama agar siswa dapat belajar dengan lebih menyenangkan dan berdampak.

Dengan mengusung tema “Mencetak Kader Pelopor Kesehatan Remaja yang Aktif Guna Mewujudkan Sekolah yang Tangguh dan Peduli,” kegiatan ini bertujuan membentuk siswa sebagai agen perubahan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat.
“Kami percaya remaja memiliki peran besar sebagai pelopor kesehatan di lingkungannya. Dengan bekal pengetahuan yang baik, mereka dapat menjadi motor perubahan yang positif,” jelas Teguh.
Fokus Kesehatan Harian Remaja
Kegiatan menampilkan empat kelompok topik. Ada gizi, rokok & vape, mental health, dan Pertolongan Pertama Kecelakaan (P3). Stand gizi memberikan materi tentang konsep “Isi Piringku” untuk pemenuhan gizi seimbang remaja. Section Rokok & Vape mengajak peserta memahami bahaya konsumsi rokok dan vape melalui sesi “Jangan Tertipu ‘Alternatif”. Sementara itu, Section Mental Health membahas kesadaran diri dan manajemen emosi melalui sesi “Self Awareness: What’s Inside You?”. Section P3K memberikan pelatihan praktik tentang penanganan luka ringan, mimisan, dan pingsan di lingkungan sekolah.

Selain memberikan manfaat bagi peserta, kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa Kesehatan Masyarakat 2025 sebagai penyelenggara.
“Kebahagiaan kami adalah ketika peserta memahami materi yang kami sampaikan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Itu menjadi bukti keberhasilan edukasi yang kami lakukan,” ungkap Teguh.
Teguh juga berharap kegiatan ini menjadi awal dari kontribusi berkelanjutan angkatan 2025 bagi masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah awal mahasiswa untuk mengambil peran aktif dan peduli terhadap isu kesehatan.

Dengan terselenggaranya Public Health Youth FEST 2025, mahasiswa Kesehatan Masyarakat UNAIR menunjukkan komitmen mereka dalam mencetak generasi muda yang sadar kesehatan dan siap menghadirkan perubahan positif di lingkungan sekolah.
Kegiatan dalam artikel ini merupakan penerapan nilai-nilai SDGs poin ke-3 Good Health and Well-Being
Penulis: Zahwa Yasmina Fajri
Editor: Avicena C. Nisa
