FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

PUSPADAYA Sosialisasikan Program Gizi Berbasis Desa

KABAR FIKKIA – Selasa (23/07/2024) Banyuwangi menjadi saksi pelaksanaan kegiatan yang sangat dinanti-nantikan. Sosialisasi Pengambilan Keputusan oleh Perempuan Berdaya (PUSPADAYA) dengan berbagai stake holder terkait. Kegiatan ini diselenggarakan untuk membentuk sistem data terpadu yang akan memberdayakan kader kesehatan dalam proses pengambilan keputusan program gizi berbasis desa. Bertempat di Aula Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam, Universitas Airlangga, acara ini juga diikuti secara online oleh peneliti dari Maluku Tengah dan Australia.

Acara dibuka oleh Pak Aditya Yudhana, drh. Msi., yang mewakili dekan FIKKIA. Kehadiran berbagai pihak penting dalam acara ini menandakan betapa seriusnya komitmen untuk memberdayakan perempuan dan memperkuat sistem kesehatan desa. Diantara yang hadir adalah:

  • Wakil ketua dan anggota Pokja 4 PKK Kabupaten Banyuwangi
  • Kepala Bidang Kesejahteraan Rakyat DPMD Kabupaten Banyuwangi
  • Staf DINSOSPPKB Kabupaten Banyuwangi bidang pemberdayaan perempuan
  • Satgas percepatan penurunan stunting
  • Kasubag keuangan dinas komunikasi, informatika, dan persandian Kabupaten Banyuwangi
  • Sub koordinator jabatan fungsi seksi kesga dan gizi Dinkes Kabupaten Banyuwangi
  • Staf BAPPEDA Kabupaten Banyuwangi
Dr. Diah Indriani, S.Si, M.Si. menjelaskan rancangan penelitian kepada peserta yang hadir. Sumber: UKIP

Merancang Masa Depan yang Lebih Sehat

Dipandu oleh ketua tim peneliti, sosialisasi ini bertujuan untuk menyampaikan rencana penelitian mengenai sistem data terpadu real-time yang akan mendukung kader kesehatan dalam mengambil keputusan penting terkait program gizi. Dengan sistem ini, diharapkan mampu mencegah serta mempercepat penurunan angka stunting dan mengatasi berbagai permasalahan gizi lainnya.

Kolaborasi Lintas Institusi

Penelitian ini akan dilaksanakan di dua wilayah yaitu Kabupaten Banyuwangi dan Maluku Tengah, dengan melibatkan berbagai institusi ternama seperti Universitas Pattimura, Politeknik Negeri Banyuwangi, The University of Sydney, dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kolaborasi ini menunjukkan betapa pentingnya sinergi dalam menciptakan perubahan positif di bidang kesehatan.

Fokus Diskusi yang Kritis

Beberapa poin penting yang dibahas dalam kegiatan ini meliputi program pemberdayaan masyarakat dan penelitian bersama.

Program yang dilakukan oleh Puspadaya mengenai pemberdayaan Kader Kesehatan Perempuan (Female Health Cadres atau FHC) melalui pelatihan pengumpulan data, interpretasi data pada dashboard berbasis desa, serta peningkatan kemampuan komunikasi dan negosiasi mereka dalam perencanaan dan pengambilan keputusan desa terkait intervensi gizi anak.

Penelitian yang akan dilakukan Puspadaya adalah mengembangkan sistem data terpadu yang real-time dan memberdayakan FHC melalui peningkatan keterampilan komunikasi, negosiasi, dan interpretasi data. Tujuannya adalah untuk mempengaruhi pengambilan keputusan terkait intervensi gizi anak di tingkat desa di Kabupaten Banyuwangi, sehingga program gizi desa bisa lebih efektif dan FHC mendapatkan insentif yang lebih memadai.

Harapan dan Masa Depan

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pemberdayaan perempuan dan kader kesehatan dapat semakin meningkat. Melalui sistem data terpadu, pengambilan keputusan dalam program gizi diharapkan menjadi lebih tepat sasaran dan efektif, sehingga dapat menurunkan angka stunting dan menyelesaikan berbagai masalah gizi yang ada. Sosialisasi PUSPADAYA menjadi langkah awal menuju masa depan yang lebih sehat dan sejahtera bagi masyarakat desa di Indonesia.

Kegiatan dalam artikel ini merupakan penerapan nilai-nilai SDGs poin ke-3 Good Health and Well Being

Penulis: Amalia Sofi Ramadanti

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *