FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Raih Juara Nasional Program EcoRanger UNICEF, Mahasiswa Kesehatan Masyarakat SIKIA UNAIR Gencarkan Gerakan Pemanfataan Limbah Bulu Ayam

BERITA SIKIA – Program EcoRanger X UNICEF merupakan suatu kompetisi tingkat nasional yang merupakan kerjasama Greeneration, Ecoranger, UNICEF, dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Program ini dilaksanakan dengan tujuan mengajak anak muda Indonesia agar sadar, berdaya, dan memimpin aksi perubahan untuk lingkungan.

Berawal dari keprihatinan banyaknya limbah bulu ayam yang mencemari pantai Sobo, mahasiswa Kesehatan Masyarakat SIKIA UNAIR tergerak untuk berinovasi memanfaatkan limbah tersebut.

Tim bernama “TIM ENVIRANGERS” berhasil menjadi juara nasional dalam program EcoRanger X UNICEF tahun 2023. Tim dari SIKIA UNAIR terdiri dari 3 orang yakni Muhammad Ridwan, Firrial Eksa Mualidania Putri dan Diza Ulya Nurfaizah.

Mengangkat judul “GERMANIUM (Gerakan Pemanfataan Limbah Bulu Ayam) sebagai Pupuk Cair guna Mengurangi Pencemaran Lingkungan di Pantai Sobo”, tim ini berfokus pada kesehatan lingkungan yang perlu perhatian khusus dari masyarakat maupun pemerintah.

 “Dalam lomba ini, kami menitik beratkan permasalah kebersihan dan kesehatan lingkungan di sekitar Pantai Sobo. Kami memanfaatkan bulu ayam yang berserakan dan tidak dimanfaatkan. Nantinya akan disulap menjadi pupuk cair yang bisa memyuburkan tanah dan mempercepat pertumbuhan tanaman.Ungkap Ridwan

Bulu ayam yang telah dicuci bersih dikeringkan terlebih dahulu untuk mengurangi kadar airnya. Setelah kering, bulu ayam digiling hingga menjadi serbuk halus. Serbuk halus inilah yang kemudian ditempatkan ke dalam wadah air yang sudah dicampur starter mikroba. Tutup rapat wadah dan biarkan selama 21 hari.

Proses fermentasi bertujuan mengubah serbuk bulu ayam menjadi bahan organik yang mudah diserap oleh tanaman. Larutan hasil fermentasi kemudian ditambahkan nutrisi seperti pupuk kandang atau limbah cair dari industri pertanian atau peternakan lainnya. Nutrisi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kandungan hara pada pupuk cair bulu ayam. Pupuk cair yang sudah jadi tersebut dapat digunakan untuk menyiram tanaman atau dicampur dengan tanah untuk memperbaiki kualitas tanah.

Tim yang diketuai Muhammad Ridwan ini telah melewati seleksi nasional bersama peserta lain dari seluruh Indonesia. Proposal yang berhasil menuju final akan mempresentasikan di depan dewan juri. Dibabak akhir, mereka terpilih sebagai 3 proposal terbaik se-Indonesia dan mendapat pendanaan sebesar Rp10.000.000 dari tim penyelenggara yang diumumkan pada Sabtu, (15/4/2023) melalui zoom conference.

Dokumentasi Presentasi Final Tim Envirangers SIKIA UNAIR. Sumber: Envirangers

Tidak berhenti disitu, ketiga mahasiswa segera mengimplementasikan inivasi yang telah dibuat. Tim Envirangers mengusung 5 gerakan pemanfaatan limbah bulu ayam yakni dengan:

  1. Aksi pemilahan limbah bulu ayam
  2. Aksi pembuatan pupuk cair dari limbah bulu ayam
  3. Aksi sosialisasi kesehatan lingkungan dan pengolahan limbah
  4. Aksi clean-up lingkungan Pantai Sobo
  5. Aksi peningkatan lokasi wisata

Seluruh anggota tim Envirangers SIKIA UNAIR berharap, dengan menjuarai kompetisi, Gerakan Pemanfaatan Limbah Bulu Ayam ini dapat berdampak positif bagi lingkungan Pantai Sobo. Selain itu, tim juga berharap bahwa program ini dapat terus berlanjut melalui monitoring berkala meskipun rangkaian kegiatan dari tim Envirangers sudah berakhir.

Author : Ahmad Danang Sagita

Editor: Jasmine Indah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *