KABAR FIKKIA – Program Studi Akuakultur FIKKIA UNAIR menggelar International Poster Design Competition (AIPAC) 2025 bertema “Innovative Technologies in Aquaculture: Transforming the Future of Sustainable Fish Farming”. Kegiatan bertujuan meningkatkan minat generasi muda terhadap akuakultur serta memastikan sektor perikanan budidaya Indonesia tidak tertinggal secara global. Kompetisi dibuka sejak September hingga pengumuman pemenang pada Jumat (10/10/2025).
Adanya kompetisi poster bertujuan memperkenalkan inovasi akuakultur Indonesia ke tingkat internasional dan membentuk generasi muda yang adaptif terhadap teknologi global. 37 tim yang berpartisipasi hadir di kanal zoom menantikan nama pemenang yang berhasil menyabet Juara I, II, III, di tiap sub tema.

Panitia menyediakan berbagai tema yang relevan dengan dunia akuakultur saat ini. Ketua AIPAC Kurnia (AKUA 23) mengatakan terdapat tujuh sub tema yang dilombakan. Seluruh poster yang masuk diseleksi ketat oleh panitia dan juri ahli. Mereka adalah Asad Murtaza (Ph.D Research Fellow in Fish Immunology and Vaccinology, UiT – The Arctic University of Norway) dan Farida Mauludia, S.Pi., M.P., M.Sc. (dosen Divisi Nutrisi Ikan, FIKKIA UNAIR)
Kriteria penilaian mencakup desain, standarisasi kalimat, inovasi terbaru, kreativitas, plagiarisme dan manfaat
Daftar Pemenang AIPAC 2025
| Tema | Juara I | Juara II | Juara III |
| Biotechnology in Aquaculture | JellyFish Eco-Tech (J-FET), diketuai Oktaviani Fitria Munasanti (Universiti Trunojoyo Madura) | Solar-Hybrid Powered RAS, diketuai Andhika Mufid Prayogo (Universitas Airlangga) | Integration of Renewable Energy in Sustainable Aquaculture Systems, diketuai Nur Andini Kusnadi (Universitas Airlangga) |
| Fish Nutrition | Smart Fish, diketuai Deasy Ratna Aprilia (Universitas Airlangga) | Single-Cell & Insect Proteins as Next-Generation Aquafeeds, diketuai Andhika Mufid Prayogo (Universitas Airlangga) | Biofloc Smart Fish Nutrition, diketuai Nur Ifani Khoirun Nisa (UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember) |
| Genetics in Aquaculture | CRISPR/CAS 9 Genome Editing in Aquaculture, diketuai Andhika Mufid Prayogo (Universitas Airlangga) | CRISPR-Based Genetic Improvement of Aquaculture Species, diketuai Siti Faridatul (Universitas Airlangga) | GEN FISH, diketuai Arif Maulana Abduh (Universitas Negeri Gorontalo x Universitas Airlangga) |
| The Role of Artificial Intelligence in Aquaculture | Floating Farming Innovation, diketuai Iqbal Prayoga Anggara (Universitas Lambung Mangkurat) | Internet of Aquaculture Things (IOAT), diketuai Moh Kelvin Makus (Universitas Negeri Gorontalo) | Smart Farming for Sustainable Aquaculture Leveraging AI and IoT, diketuai Andhika Mufid Prayogo (Universitas Airlangga) |
| Zero Waste in Aquaculture | From Waste to Resource: The Future of Sustainable Aquaculture, diketuai Dinda Dwi Febriyanti (Universitas Airlangga) | GAIA 4.0, diketuai Haziq Muqri Bin Mohamad Azri (University Malaysia Terengganu) | Waste2Feed, diketuai Muhammad Hisyam (Universitas Airlangga) |
| Smart Digital Marketing | Leveraging Smart Digital Marketing for Sustainable Aquaculture Growth, diketuai Andhika Mufid Prayogo (Universitas Airlangga) | ||
| Renewable Energy | Aqua-Res, diketuai Kinanti Dwi Lestari (Universitas Airlangga) |
Ketua pelaksana, Kurnia berharap AIPAC dapat melatih critical thinking mahasiswa yang menghasilkan ide kreatif dan inovasi akuakultur yang berkelanjutan.
“Saya berharap acara ini tidak sekadar kompetisi poster, melainkan ruang belajar bersama serta sumber motivasi bagi mahasiswa agar terus berkontribusi pada perkembangan akuakultur di Indonesia,” ujarnya
AIPAC 2025 telah menjadi wadah mahasiswa membangun jejaring global dan menciptakan masa depan akuakultur yang lebih modern, berkelanjutan, dan mampu bersaing di tingkat internasional.
Penulis: Nirmala Sagita
Editor: Avicena C. Nisa
