FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Semarak Keceriaan Kurban FIKKIA 2025

KABAR FIKKIA – Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) Banyuwangi kembali menggelar penyembelihan hewan kurban pada Sabtu (7/6/2025). Agenda tahunan itu menyemarakkan dan mewarnai keceriaan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah. Baik bagi tenaga pendidik, dosen maupun masyarakat sekitar kampus FIKKIA UNAIR Banyuwangi. Sejak pagi hari, puluhan relawan kurban telah berkumpul di halaman Kampus Giri untuk melaksanakan penyembelihan hewan kurban, sebuah tradisi tahunan yang penuh makna.

Tercatat ada 380 paket daging yang diperoleh dari hasil penyembelihan 8 ekor kambing, dan 1 ekor sapi. Hasil daging tak hanya didistribusikan bagi civitas akademika. FIKKIA UNAIR Banyuwangi juga membagikan 60 paket daging bagi Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Banyuwangi yang berada di sebelah Kampus Giri. Proses pengemasan daging juga penuh warna canda dan tawa antara satu sama lain. Berbagi daging kurban di Idul Adha mengandung pesan mendalam tentang kepedulian sosial dan keadilan. Daging kurban tidak hanya untuk keluarga yang menyembelih, tapi juga untuk fakir miskin, yatim, dan kaum dhuafa agar mereka turut merasakan kebahagiaan dan keberkahan hari raya.

Serah terima paket kurban kepada perwakilan SLBN Banyuwangi. Sumber: UKIP FIKKIA

Ini mengingatkan bahwa Islam sangat menekankan solidaritas dan keadilan sosial, serta menghapus kesenjangan antara si kaya dan si miskin. Berbagi daging kurban saat Idul Adha mengajarkan keikhlasan dan ketulusan dalam memberi. Memberi daging kurban bukan untuk pamer atau mendapat pujian, tapi semata-mata karena Allah dan kepedulian kepada sesama. Melalui ibadah ini, umat Islam diajak mengingat kembali kisah Nabi Ibrahim yang rela berkorban demi ketaatan kepada Allah, sekaligus memperkuat rasa empati dan kasih sayang.

Bersiap membakar sate. Sumber UKIP FIKKIA

Menjelang siang suasana berubah menjadi lebih santai dan penuh keceriaan. Beberapa Volunteer kurban mulai menyalakan bara api untuk membakar sate. Aroma khas sate kambing dan sapi yang dibumbui rempah-rempah menyebar ke seluruh penjuru halaman kampus. Kegiatan bakar sate bersama ini telah menjadi tradisi tak tertulis yang selalu dinanti setiap tahunnya. Tak hanya sate, terdapat menu olahan lain yaitu gulai kambing. Agenda makan bersama jadi momen mempererat tali silaturahmi antar masyarakat kampus. Suasana hujan semakin menambah syahdu suasana. Dari hal tersebut, Idul Adha tahun menjadi bukti di tengah tantangan zaman, nilai-nilai gotong royong, dan kebersamaan masih sangat kuat terasa. Dari penyembelihan hewan kurban hingga masak bersama, semuanya dilakukan dengan penuh semangat dan keceriaan.

Penulis: Azhar Burhanuddin

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *