KABAR FIKKIA – Garuda Sakti FIKKIA Universitas Airlangga sukses mengadakan seminar bertajuk “Motivation Building: Dare to Compete, Dare to Succeed” pada Selasa (5/11/2024). Acara ini bertujuan memberikan inspirasi bagi mahasiswa FIKKIA agar percaya diri dan berani berprestasi dalam kompetisi nasional. Kegiatan berlangsung secara daring melalui Zoom, dengan dihadiri 200 mahasiswa dari berbagai program studi. Terutama angkatan 2024, yang bersemangat mendapatkan wawasan seputar program prestasi dan peluang akademik yang menguntungkan.
Seminar dibuka oleh Wahyu Nur Aini, Koordinator Garuda Sakti FIKKIA. Dalam sambutannya, ia mengajak para peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin sebagai ajang berbagi pengalaman dan meningkatkan motivasi.

Materi pertama disampaikan oleh Firrial Eksa Koordinato Divisi PKM Garuda Sakti FIKKIA, yang menguraikan berbagai kompetisi yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek dan Puspresnas. Firrial memaparkan berbagai kompetisi seperti PKM, P2MW (Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha), dan PILMAPRES sebagai beberapa program yang bisa diikuti.
“Sertifikat dari lembaga seperti Kemendikbudristek atau Puspresnas sangat bernilai dan bisa digunakan untuk seleksi beasiswa, exchange, atau pekerjaan.” ujarnya.
Firrial juga menambahkan bahwa mahasiswa yang mengikuti kompetisi berpotensi mengonversi prestasinya sebagai pengganti mata kuliah atau skripsi.
“Akan sangat banyak kesempatan yang terbuka jika kalian berani mencoba,” katanya.
Ia menekankan bahwa mahasiswa yang menjadi finalis PIMNAS di UNAIR bahkan bisa mendapatkan pembebasan UKT selama satu semester.
Pendampingan Tim Kemahasiswaan
Sesi kedua dibawakan oleh Angga Erlando, M.Ec., Dev., Ketua Pusat Pendampingan Prestasi Mahasiswa dari FEB UNAIR, yang juga merupakan Dosen Tim Pendamping Kemahasiswaan (TPK). Dalam materinya, Angga mengajak mahasiswa FIKKIA untuk menjalin kolaborasi dalam perlombaan bersama mahasiswa FEB UNAIR guna meningkatkan capaian prestasi.
Ia menyebutkan bahwa mahasiswa bisa mengonvert prestasi yang diraih ke SKP. Dari yang semula nilai SKP rendah dengan termotivasi dan mengikuti berbagai lomba menyebabkan peningkatan nilai. Hal ini membukakan peluang mahasiswa menjadi wisudawan berprestasi di kemudian hari.
Antusiasme peserta tampak tinggi selama sesi tanya jawab. Salah satu mahasiswa, Iftitah Ahdani (Akuakultur 2024), bertanya tentang cara mendapatkan teman lomba dari FEB.
Menanggapi hal tersebut, Angga menjelaskan bahwa kolaborasi bisa dijembatani melalui dosen pembina di masing-masing fakultas. Melalui dirinya atau Pak Faisal, Pembina FIKKIA, untuk menghubungkan mahasiswa yang memiliki minat dan kompetensi serupa.
Diakhir acara, peserta memperoleh e-sertifikat sebagai bukti partisipasi dan akses informasi terkait kompetisi bergengsi di Indonesia. Diharapkan acara ini dapat mendorong mahasiswa FIKKIA UNAIR untuk lebih percaya diri dan berani berkompetisi. Mengukir prestasi yang membanggakan serta membawa dampak positif bagi kampus dan diri mereka sendiri.
Penulis: Uni Eska Mahmudi
Editor: Avicena C. Nisa
