FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Senyum Sapa Ceria bersama Kakak BEM FIKKIA UNAIR

KABAR FIKKIA – Mengusung tema “Berbagi Kebaikan, Membangun Harapan” BEM KM FIKKIA mengadakan bakti sosial di Panti Asuhan LKSA YAPENNATIM Sobo, Banyuwangi. Kegiatan yang diselenggarakan merupakan wujud kontribusi nyata mahasiswa kepada masyarakat. Acara FIKKIA Peduli diikuti oleh adik-adik panti berserta mahasiswa pada Minggu (09/06/2024).

FIKKIA Peduli merupakan program kerja Kementerian Pengabdian Masyarakat. Program ini bertujuan memberikan kesempatan bagi anggota BEM FIKKIA untuk berkontribusi kepada masyarakat, menumbuhkan rasa kekeluargaan dan kerukunan antar anggota.

“Melalui program ini, semoga kebaikan dan kebahagiaan selalu membersamai adik-adik panti semua. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada pihak panti yang telah menyediakan fasilitas, serta kepada anggota BEM yang sudah hadir.” Ucapa Isna Dhela (Kesmas 21) dalam sambutannya

Serukan pentingnya cuci tangan pakai sabun

Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) oleh Fikri Syamsuri (KH 21). Dihadapan adik-adik usia SD, Fikri menjelaskan pentingnya mencuci tangan dengan sabun. Tangan merupakan anggota badan yang sering bersentuhan dengan benda lain. Menyentuh banyak benda memungkinkan tangan terkontaminasi kuman dan kotoran tak kasat mata. Tangan yang kotor dapat menjadi perantara masuknya kuman ke tubuh manusia.

Mahasiswa mengajak salah satu peserta meragakan gerakan cuci tangan.
Sumber: Penulis

Mencuci tangan menggunakan sabun adalah salah satu cara efektif mencegah penyakit yang disebabkan kuman, bakteri, dan virus yang ditularkan melalui tangan.

“Mencuci tangan dengan sabun adalah cara sederhana untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit seperti flu, diare, gangguan saluran pernapasan, dan cacingan.” jelasnya.

Fikri juga memaparkan langkah-langkah mencuci tangan yang benar sesuai anjuran WHO. Diwali dengan menggunakan sabun secukupnya, membasahi seluruh tangan, menggosok semua bagian tangan dan jari selama minimal 20 detik, membilas dengan air bersih yang mengalir, dan mengeringkan tangan dengan handuk atau tisu.

Keriuhan berlanjut saat sesi permainan yang mengasah konsentrasi anak-anak. Permainan “Kak Fikri Berkata” dan game fokus tim berhasil membawa tawa dan keriangan bagi siapapun yang hadir sore itu. Kemeriahan semakin terasa ketika sesi penyerahan cendera mata dan donasi kepada pihak LKSA YAPENNATIM berlangsung.

Sesi permainan bersama adik-adik. Sumber: Penulis

Acara diakhiri dengan makan bersama, di mana anak-anak panti mengaplikasikan ilmu mencuci tangan yang baru saja mereka pelajari. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat kesehatan tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di antara para peserta.

Dengan terselenggaranya acara ini, BEM FIKKIA Unair berharap dapat terus menginspirasi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, sekaligus mempererat hubungan antar anggota BEM dan anak-anak panti asuhan.

Penulis: Amalia Sofi Ramadanti

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *