FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Sertijab HIMAKUA FIKKIA 2025, Program Keilmuan Jadi Unggulan Kerja

KABAR FIKKIA – Program Studi Akuakultur Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga Banyuwangi telah mengadakan PEMIRA (Pemilihan Umum Raya) Himpunan Mahasiswa Akuakultur (HIMAKUA). Pemilihan Ketua HIMAKUA diselenggarakan 2 hari pada mulai 21 -22 Februari 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 2 pasangan calon ketua dan wakil ketua.  Paslon 1 mengusung Ryo Alfandi (2022) dan Kurnia Maulida (2023), serta pasangan dengan nomor urut 2 yaitu Anakku Karunia (2022) dan Yunita Ika (2023). Kegiatan ini merupakan momentum yang paling ditunggu tunggu karena sebagaimana lazimnya sebuah organisasi yang akan berlanjut pada generasi generasi berikutnya.

Paslon 1 Fandi-Kurnia dinyatakan unggul dan mereka resmi menjadi Ketua dan Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Akuakultur periode 2025-2026.

Proses serah terima jabatan ini telah diselenggarakan di Kampus Giri dengan dihadiri seluruh pengurus HIMAKUA periode 2024-2025, dan perwakilan Dosen Akuakultur. Sertijab diawali pembacaan sumpah, disusul penandatanganan berita acara resmi yang ditandatangani langsung didepan seluruh pengurus himpunan mahasiswa akuakultur.

Malam serah terima jabatan HIMAKUA 2025. Sumber: Istimewa

“Dengan Terpilihnya Ryo Al Fandi dan Kurnia, Semoga bisa mengemban amanah dan tanggung jawab sebagai ketua dan wakil ketua Himakua periode 2025 – 2026, serta memenuhi beberapa PR danyang harus diselesaikan pada periode sebelumya” ujar Farah Novita selaku ketua HIMAKUA 2024 – 2025.

Ryo Al Fandi dan Kurnia memiliki Misi meningkatkan kompetensi akademik dan non akademik. HIMAKUA memiliki program unggulan kegiatan keilmuan dan kemahasiswaan. Program diantaranya seperti LELE, TBRP, Aquabase, ASTI, ASC, dan AKI.

Learning English for Language Enhancement (LELE) merupakan program peningkatan keterampilan berbahasa Inggris. Fandi berharap setiap mahasiswa akuakultur nantinya lebih cakap dalam penggunaan bahasa asing tersebut. Mengingat potensi pasar perusahaan perikanan Indonesia telah lama memasuki ranah global. Menurutnya kecakapan Bahasa Inggris menjadi modal mahasiswa, terutama di dunia kerja.

Tak berhenti disitu, program unggulan lain yakni mencetak mahasiswa berprestasi Prodi Akuakultur. Kehadiran mawapres dapat menjadi representasi keilmuan bidang perikanan. Terutama membentuk sudut pandang positif tentang masa depan akuakultur yang gemilang dan adaptif.

Tanggung jawab yang diemban Fandi-Kurnia setahun kedepan tentunya akan dilakukan bersama sama untuk mewujudkan program studi akuakultur yang lebih baik.

Penulis: Elysa Dwi Silvana

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *