FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Siapkan Kebijakan Rektor Baru, Senat UNAIR Tinjau Perkembangan FIKKIA Banyuwangi

KABAR FIKKIA – Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) Banyuwangi menerima kunjungan Senat UNAIR pada Selasa (15/4/2024). Lawatan tersebut diwakili oleh Prof. Dr. Imam Mustofa, drh., M.Kes. selaku Sekretaris Senat UNAIR. Senat Akademik sendiri merupakan organ Universitas Airlangga yang menjalankan fungsi penetapan kebijakan dan pengawasan akademik. Kunjungan dilakukan dalam meninjau secara langsung kondisi lapangan Kampus Banyuwangi yang telah berdiri sejak tahun 2014. Perkembangan sejak PDD hingga menjadi FIKKIA akan terus mendapatkan perhatikan untuk meningkatkan kualitas Universitas Airlangga secara keseluruhan.

Jaring Aspirasi dan Tinjauan 3 Kampus

Kunjungan didampingi oleh Dr. Mufasirin, drh., M.Si (Wakil Dekan Non Akademik) dan Prayogo, S.Pi., M.Si. (Kepala Departemen FIKKIA). Serta Koordinator Program Studi, Kabag Tata Usaha, Kasubag Tata Usaha, dan Ketua Unit FIKKIA. Dalam kegiatan tersebut pula terdapat jaring aspirasi dalam mengumpulkan bahan dari seluruh civitas akademika FIKKIA UNAIR yang terlibat. Hasil pembahasan akan disampaikan dalam forum senat dan rektor. Data itu juga akan berfungsi sebagai indikator kinerja yang dapat dilanjutkan oleh kepemimpinan rektor periode berikutnya. Dengan berlangsungnya Pemilihan Rektor Universitas Airlangga saat ini tentu perkembangan Kampus FIKKIA UNAIR Banyuwangi turut dinantikan. Dari evaluasi yang ada akan dijadikan sebagai pertimbangan kebijakan rektor dan senat kedepan.

Mahasiswa melalui BEM menyampaikan suaranya kepada Prof. Imam Mustafa.
Sumber: Istimewa

Perwakilan Senat UNAIR juga melakukan pengecekan sarana dan prasarana FIKKIA UNAIR yang telah tersedia. Mulai dari Kampus Mojo, Giri, hingga Sobo tak luput dari perhatian. Tiap jengkal ruangan mulai dari laboratorium, kelas, tutor, ruang dosen, ruang baca, dan teaching farm tak luput dari observasi. Dari pengamatan yang telah berlangsung, UNAIR siap mengevaluasi kebutuhan sarpras dengan tingkat penggunaan yang terus meningkat. Termasuk ruang kelas dan laboratorium karena jumlah mahasiswa bertambah setiap tahun. Perwakilan senat juga sempat mengunjungi halaman belakang kampus Mojo sebagai calon Gedung B dan beberapa aset lahan hibah lain dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, termasuk calon Kampus Kedayunan.

Tinjauan ke teaching farm Kampus Sobo. Sumber: Istimewa

Pertumbuhan FIKKIA UNAIR sendiri menjadi salah satu yang cukup progresif dengan pengembangan Program Studi S1 Kedokteran dan Pendidikan Profesi Dokter Hewan. Kuota mahasiswa FIKKIA UNAIR dari SNBP, SNBT, dan Mandiri juga semakin meningkat dari tahun sebelumnya. Sehingga kebutuhan sarana dan prasarana memang harus ditambah.

Realisasi pembangunan gedung B Kampus Mojo menjadi salah satu solusi yang semoga dapat segera terealisasi pada masa mendatang. Maka, gedung perkuliahan Universitas Airlangga Kampus Banyuwangi dapat berangsur-angsur terpisah dengan instansi lain. Semakin meningkatkan minat dan kualitas perkuliahan calon mahasiswa untuk menjadi bagian Ksatria Airlangga Kampus Banyuwangi bersama FIKKIA.

Penulis: Azhar Burhanuddin

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *