FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

SIKIA Kembali Luluskan 54 Wisudawan Dalam Wisuda 234 Universitas Airlangga

BERITA SIKIA – Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam (SIKIA) Universitas Airlangga Banyuwangi melangsungkan wisuda bagi 54 mahasiswanya dalam Wisuda periode 234. Prosesi upacara akademik tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu (14/10/2023) di Airlangga Convention Center (ACC) Kampus MERR-C, Kota Surabaya. Direktur Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam (SIKIA), Prof. Dr. Soetojo, dr. Sp.U (K). hadir bersama jajaran Dekanat Fakultas UNAIR, Direktur Sekolah UNAIR, Perwakilan Ikatan Alumni (IKA) UNAIR, Senat Akademik UNAIR, Wakil Rektor UNAIR, dan Rektor Universitas Airlangga.

Apresiasi Wisudawan Terbaik dan Berprestasi

Dari jumlah 54 wisudawan, 21 diantaranya dari Program Studi S1-Kesehatan Masyarakat SIKIA, 15 dari Program Studi S1-Akuakultur, dan 18 dari Program Studi S1-Kedokteran Hewan SIKIA. Apresiasi tertinggi diberikan kepada dua mahasiswa SIKIA UNAIR yang terpilih sebagai wisudawan berprestasi dan wisudawan terbaik mewakili fakultasnya. Pertama adalah Siti Nur Habibah dari Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat SIKIA terpilih menjadi wisudawan terbaik dari SIKIA UNAIR dengan raihan IPK sebesar 3,87. Sedangkan Syahrul Ramadhan dari Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat SIKIA terpilih menjadi wisudawan berprestasi dengan capaian tertinggi Juara 2 Kategori Poster Abdidaya PPK ORMAWA yang diadakan oleh KEMENDIKBUD RISTEK DIKTI tahun 2022. Mereka mendapatkan bunga dan plakat sebagai penghargaan atas raihan tersebut dari Rektor Universitas Airlangga secara langsung dihadapan wisudawan lainnya.

Tak Boleh Berhenti Belajar
Rektor Universitas Airlangga, Prof. Dr. Mohammad Nasih, S.E. M.T. Ak. mengatakan menjadi lulusan UNAIR bukanlah sosok yang sembarangan. Dari jutaan mahasiswa yang berkuliah di Indonesia, mahasiswa UNAIR harus berbangga dengan posisi peringkat #67 di kancah Asia dan #345 Global. Posisi ini akan sangat berpengaruh untuk meningkatkan kepercayaan diri dari lulusan perguruan tinggi ternama, hebat dan top di Indonesia.

Beliau berpesan agar lulusan terus tumbuhkan kepercayaan diri yang dinilai saat ini masih sangat kurang dari lulusan Universitas Airlangga. pejuang dengan keberanian penuh dan kepercayaan. Dapat dianalogikan perjuangan ksatria airlangga bak pahlawan yang memegang bambu runcing. Mahasiswa dapat memperjuangkan impiannya dengan bekal dan alat apapun yang tersedia di sekitarnya.

Prof Nasih juga berujar bahwa wisuda merupakan tahapan lanjutan untuk belajar tanpa mengenal waktu, tempat, dan siapapun gurunya. Setiap unsur dan waktu adalah belajar Dengan terus belajar, keberhasilan, dan penyesuaian diri akan membuat lulusan UNAIR siap menghadapi tantangan. Perubahan zaman juga harus ditanggapi dengan proses belajar, belajar, dan belajar. Begitu berhenti belajar, maka karirnya akan terhenti. Sehingga Universitas Airlangga berkomitmen untuk mencetak pembelajar pancasila yang sejati dan siap belajar sepanjang hayat.

 

Penulis: Putri Laura Faradina

Editor: Tasya Ramadani

Baca juga: Semarak Nasionalisme Kedokteran Hewan yang Tak Padam di Bulan September

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *