BERITA SIKIA – Dukung peningkatan capaian tridharma perguruan tinggi pada mutu Pendidikan, penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat di bidang tambak udang. Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam (SIKIA) Universitas Airlangga teken kerjasama dengan Shrimp Club Indonesia (SCI) pada Selasa (7/3/2023) di Auditorium Universitas Tujuh Belas Agustus (UNTAG) Banyuwangi.
Dalam kesempatan tersebut, SIKIA diwakilkan oleh Prayogo, S.Pi., M.P dalam penandatanganan MoU kerjasama tersebut. Kerjasama yang terjalin merupakan bentuk sinergi SCI dengan berbagai perguruan tinggi dalam meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dalam budidaya udang di Indonesia. Selain itu, mahasiswa juga akan memperoleh kemudahan dalam mengikuti magang, PKL dan penelitian diberbagai tambak dibawah naungan SCI.
Kepala Departemen SIKIA, Prayogo, S.Pi., M.P menyatakan SIKIA akan menjadi penyelenggara laboratorium edukasi sebagai sarana mahasiswa untuk belajar, meneliti dan kegiatan yang berkaitan dengan produksi udang. SIKIA akan melakukan koordinasi dan Kerjasama untuk menggali potensi yang ada untuk meningkatkan mutu produksi udang di Indonesia. Terutama lewat kerjasama penelitian bersama dalam penyelenggaraan laboratorium masyarakat dengan jangka waktu tiga tahun kedepan.

Poltek Kelautan dan Perikanan Jembrana (Foto: UKIP SIKIA)
“Kerja sama ini sebagai sarana bagi mahasiswa untuk belajar, meneliti dan melakukan kegiatan lain yang berhubungan dengan produksi udang di Indonesia,” ungkapnya.
SIKIA sebagai unit sekolah setingkat fakultas di Universitas Airlangga sangat penting melaksanakan kerjasama baik nasional maupun internasional. Lingkup kerjasama tersebut tentunya akan mendukung bidang yang sesuai pada program studi di SIKIA. Shrimp Club Indonesia sebagai organisasi tempat berkumpulnya para pembudidaya udang di Indonesia memiliki arti strategis sebagai mitra utama bagi SIKIA.
“Strategisnya karena karena udang saat ini adalah salah satu produk primadona budidaya ikan di Indonesia. Dengan kerjasama ini, semoga lulusan SIKIA semakin terampil dalam produksi udang dan banyak yg terserap di SCI,” ungkap Prayogo.
Dosen Akuakultur SIKIA, Arif Habib Fasya SPi MSi mengatakan salah satu bentuk kerjasama yang akan dilakukan adalah penyelenggaraan pelatihan selama lima hari akan nasional laboran tambak dari anggota SCI. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam Banyuwangi menjadi tuan rumah pelatihan selama tiga hari pada Rabu (8/3/2023) hingga Jumat (10/3/2023) di Gedung Laboratorium Terpadu Kampus Giri. Tentunya dengan mengangkat berbagai topik dalam dunia budidaya udang.
“3 hari akan ada pelatihan laboratorium di SIKIA, 1 hari selanjutnya itu di tambak langsung turun ke lapangan. 1 hari terakhir lagi itu di luar,” katanya.
Penulis: Azhar Burhanuddin
Editor: Acn
