KABAR FIKKIA – Akuakultur, dikenal juga sebagai budidaya perairan merupakan salah satu sektor penting yang berkontribusi pada peningkatan ekonomi dan ketersediaan sumber pangan global. Di Prodi Akuakultur FIKKIA Universitas Airlangga mengembangkan keilmuan bidang perairan dan komoditas didalamnya. Termasuk perikanan air tawar, payau, laut dan budidaya.
Dengan meningkatnya permintaan produk perikanan dan kesadaran akan keberlanjutan perikanan. Lulusan akuakultur memiliki banyak pilihan untuk ambil bagian dalam industri ini. Berikut adalah beberapa peluang karir yang dapat diambil oleh lulusan jurusan Akuakultur :
Pengusaha Perikanan
Lulusan akuakultur memiliki peluang untuk menjadi pengusaha di bidang budidaya ikan konsumsi atau ikan hias karena permintaan akan produk perikanan yang terus bertambah. Sektor ini menunjukkan potensi pertumbuhan yang signifikan, terutama dalam ekspor produk perikanan.

Teknisi dan Asisten Teknisi Tambak Budidaya
Teknisi dan asisten teknisi tambak budidaya merupakan dua peran krusial dalam keberhasilan budidaya perikanan. Kedua profesi ini memiliki tanggung jawab yang berbeda, namun saling melengkapi dalam memastikan kualitas dan kuantitas hasil panen. Teknisi tambak bertugas memastikan seluruh kegiatan teknis budidaya berjalan lancar, sedangkan asisten teknisi tambak membantu teknisi dalam menjalankan tugasnya.
Laboran Perikanan
Tugas laboran perikanan adalah mengelola laboratorium dan melakukan berbagai pengujian terkait beserta analisisnya. Seorang laboran perikanan dapat bekerja di laboratorium tambak, laboratorium universitas, laboratorium balai besar atau penelitian perikanan perikanan, laboratorium karantina ikan, dan laboratorium pemerintahan.

Peneliti Perikanan
Peneliti perikanan merupakan ilmuwan yang berkomitmen dalam mempelajari dan mengembangkan bidang perikanan. Mereka berupaya dalam menemukan solusi dari berbagai tantangan yang dihadapi dalam budidaya perairan, seperti peningkatan produktivitas, pemanfaatan sumber daya laut yang berkelanjutan, dan pengembangan teknologi baru.
Guru dan Dosen
Menjadi tenaga pengajar seperti dosen atau guru merupakan salah satu pilihan karir yang menarik bagi lulusan akuakultur. Biasanya, diperlukan pendidikan lanjutan (S2 atau S3) untuk memenuhi syarat sebagai tenaga pendidik di perguruan tinggi.
Konsultan Budidaya
Dengan keahlian yang dimiliki dalam bidang budidaya perairan, lulusan akuakultur dapat memberikan solusi yang komprehensif bagi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh pelaku usaha. Seorang konsultan akuakultur dapat memiliki fokus bidang keahlian yang spesifik untuk memberikan layanan terbaik kepada klien.
Quality Controller atau Quality Control Inspector
Quality Controller atau Quality Control Inspector bertugas untuk memastikan suatu produk perikanan sesuai dengan standar perusahaan. Lulusan Akuakultur memiliki pengetahuan tentang biologi ikan, kesehatan ikan, dan proses budidaya yang berguna dalam melakukan inspeksi kualitas produk.
ASN, Pegawai BUMN dan BUMS
Banyaknya perusahaan dan pemerintahan yang bergerak di sektor perikanan, semakin banyak peluang bagi lulusan akuakultur untuk berkarir sebagai ASN, pegawai BUMN, ataupun BUMS. Biasanya ASN lulusan akuakultur bekerja dibawah naungan Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan berbagai jabatan seperti penyuluh, analis perikanan budidaya, pengawas perikanan, dan lain-lain.

Alumni Prodi Akuakultur FIKKIA telah menjajaki berbagai karir bidang perikanan. Menjadi wirausaha mandiri, membaur bersama masyarakat menjadi penyuluh dan penganalisa perikanan budidaya di seluruh penjuru negeri, hingga menjadi pengajar muda. Tentunya menjadi pekerjaan menyenangkan untuk lulusan yang suka bekerja sambil menjelajah lumbung – lumbung ikan Indonesia. Jadi, untuk siswa kelas 12 yang masih bimbang memilih kuliah jurusan apa. Yuuk, saatnya pilih akuakultur FIKKIA UNAIR Banyuwangi
Penulis: Syarifatul Jamil
Editor: Avicena C. Nnisa
