FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Systematic Review: Resveratrol sebagai Antioksidan pada Preservasi Semen Beku Babi Jantan

Industri peternakan babi secara global banyak memanfaatkan inseminasi buatan untuk menyebarkan genetik unggul, namun kualitas semen sering menurun akibat kerusakan oksidatif selama penyimpanan dan kriopreservasi. Spermatozoa babi sangat rentan terhadap stres oksidatif karena tingginya kandungan asam lemak tak jenuh ganda. Studi ini merupakan tinjauan sistematis dan meta-analisis berdasarkan pedoman PRISMA terhadap 10 penelitian terpilih dari basis data Scopus, ScienceDirect, dan PubMed, dengan parameter yang dianalisis meliputi motilitas, viabilitas, integritas DNA, serta peroksidasi lipid spermatozoa.

Hasil kajian menunjukkan bahwa suplementasi resveratrol dalam pengencer semen secara signifikan meningkatkan kualitas spermatozoa babi pada berbagai kondisi penyimpanan, baik pada semen cair, dingin, maupun beku. Sifat antioksidan resveratrol efektif menekan produksi radikal bebas dan mencegah kerusakan sel akibat stres oksidatif, sehingga berpotensi meningkatkan keberhasilan inseminasi buatan. Meski demikian, penelitian lanjutan masih diperlukan untuk menentukan dosis dan metode aplikasi resveratrol yang paling optimal.

Baca artikel selengkapnya: In vitro study of resveratrol as an antioxidant for boar semen preservation: A systematic review

Infografis: Ragil Angga Prastiya, drh., MSi dan Azhar Burhanuddin, S.KH

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *