
Konsep “Animal Welfare” telah membentuk pengembangan dan penerapan penilaian kesejahteraan hewan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penentu yang mempengaruhi pemahaman kesejahteraan hewan di kalangan masyarakat yang memiliki kucing di Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia. Faktor yang mempengaruhi adalah tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, jenis pekerjaan, dan jumlah kepemilikan. Dari hasil penelitian di Banyuwangi ditemukan bahwa 59% tidak paham, 22% memiliki tingkat pemahaman menengah, dan 19% sangat paham terkait animal welfare. Upaya mendasar untuk meningkatkan pengetahuan pemilik kucing dan intervensi yang tepat adalah dengan edukasi tentang Animal Welfare. Meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia mengenai kesejahteraan hewan dan peran dokter hewan dalam mendorong keberlanjutan sangat penting bagi upaya keberlanjutan di Indonesia.
Baca artikel selengkapnya di sini
Editor: Avicena. C. Nisa
