BERITA SIKIA – Meningkatkan kapasitas dan kredibilitas pengelolaan artikel jurnal ilmiah di Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam (SIKIA UNAIR) adakan kunjungan ke penerbit jurnal Universitas Brawijaya dan Universitas Muhammadiyah Malang. Tiga pengelolah jurnal program studi yang ada di SIKIA antara lain Jurnal Medik Veteriner (Kedokteran Hewan), Journal of Aquaculture Science (Akuakultur), dan Journal of Public Health Research and Community Health Development (Kesehatan Masyarakat) mengirimkan masing masing wakilnya dalam rangka memperluas jejaring dan kerjasama publikasi.

Penerbit jurnal yang dikunjungi adalah Veterinary Biomedical and Clinical Journal (VBCJ-FKH UB), Journal of Fisheries and Marine Research (JFMR-FPIK UB), Economic and Social of Fisheries and Marine Journal (ECSOFiM-FPIK UB), Majalah Kesehatan – FK UB, dan Indonesian Journal of Tropical Aquatic-Universitas Muhammadiyah Malang.
Faisal Fikri, drh., M.Vet selaku Editor in Chief Jurnal Medik Veteriner menyampaikan tujuan kedatangan SIKIA-UNAIR adalah membuka peluang kerjasama dalam hal penelitian, reviewer, publikasi jurnal, dan penulis sehingga diversitas afiliasi lebih beragam.
Saat ini pengelolaan jurnal yang hanya bersumber dari internal kampus dianggap tidak etis, mengingat hanya mewadahi keperluan publikasi sendiri sehingga penilainnya kurang kredibel. Jika demikian, artinya pengelolaan jurnal juga harus bersumber dari eksternal institusi agar sudut pandang dan objektivitas penilaian lebih beragam.
Lembaga indeks bereputasi sepert DOAJ dan SCOPUS mewajibkan tim editorial jurnal berasal dari 5 benua dan lebih dari 60% author bersumber dari luar institusi induk. Jumlah artikel yang diterbitkan, kualitas konten, dan cakupan disiplin ilmu dalam jurnal harus spesifik dan konsisten.
Perkembangan dan peningkatan kualitas publikasi jurnal menuntut keberagaman penulis artikel, reviewer, tingkat keterpakaian dan kunjungan pembaca artikel di website. Peningkatan level dari SINTA 5 menuju SINTA 2 menuntut pengelola jurnal lebih ulet dan luwes dalam menjalin kerjasama dengan mitra jurnal lain yang memiliki rumpun ilmu sama.
Managing Editor JPH RECODE Ayik Mirayanti Mandagi, S.KM., M.Kes dan Editor JoAS Suciyono, S.St.Pi. yang juga ikut dalam lawatan yang diadakan Senin (7/11/2022) mengatakan bahwa kolaborasi antar perguruan tinggi dapat melengkapi kekurangan dan kelebihan yang dimiliki sesama pengelola jurnal.
Selain membahas prospek kerjasama masing-masing journal, sharing session menjadi hal menarik karena disinilah setiap pengelolah jurnal mengeluarkan uneg-uneg dan cerita uniknya. Pengalaman bagaimana mengajukan DOAJ dan peningkatan level SINTA dapat menjadi pembelajaran bagi pegelola jurnal lain.
Penulis : Choirun Nisa
Editor : Choirun Nisa
