
Equine Infectious Anemia (EIA) adalah penyakit lentivirus pada kuda dengan prevalensi global sekitar 20,97%, tertinggi di Amerika Selatan (27,21%). Tren prevalensi sejak 1975 berfluktuasi, dengan puncak 48,58% pada 1980–1984, lalu menurun tajam dan kembali turun pada 2010–2019. Angka kasus lebih tinggi pada musim panas. Metode diagnosis utama adalah AGID, ELISA, dan PCR, dengan kombinasi ketiganya paling sensitif. Diperlukan penguatan pengawasan, standarisasi diagnostik, dan perluasan pemeriksaan di daerah berisiko.
Baca artikel lengkap di sini
Tim penyusun:
- Muhammad Thohawi Elziyad Purnama, drh., M.Si.
- Lintang Winantya Firdausy, drh., M.Sc.
- Bodhi Agustono, drh., M.Si.
- Ragil Angga Prastiya, drh., M.Si
- Ratih Novita Praja, drh., M.Si.
- Igo Syaiful Ihsan, drh., M.Si.
- Tridiganita Intan Solikhah, drh., M.Si
- Amung Logam Saputro, drh., M.Si.
- Azhar Burhanuddin
Editor: Avicena C. Nisa
