KABAR FIKKIA – Mudik memperingati Nyepi dan Idul Fitri 2025 sudah didepan mata. Bagi pemudik yang memiliki anabul, tidak perlu risau. Anabul kesayangan dapat ikut perjalanan mudik. Perjalanan jauh bersama hewan peliharaan memerlukan perhatian ekstra agar pengalaman tersebut aman, nyaman, dan sehat bagi pemudik dan hewan peliharaan.
Seiring dengan semakin populernya perjalanan dengan hewan peliharaan, penting untuk mengetahui langkah-langkah yang dapat diambil guna meminimalkan stres dan memastikan keselamatan selama perjalanan. Dari memastikan kondisi fisik hewan yang prima hingga pemilihan transportasi yang tepat. Berikut adalah beberapa tips yang perlu diperhatikan sebelum memulai perjalanan yang dirangkum berdasarkan wawancara dengan drh. Nina Amalia, M.Si., dosen Program Studi Kedokteran Hewan dari Divisi Patologi Veteriner.
Hewan dalam Kondisi Sehat Saat Perjalanan
Menurut drh. Nina, persiapan kesehatan hewan peliharaan adalah hal yang paling utama sebelum bepergian. Pastikan hewan peliharaan dalam kondisi sehat dan terbiasa bepergian. Terutama menggunakan kandang atau pet cargo. Selain itu, vaksinasi lengkap sangat penting untuk melindungi hewan dari penyakit infeksius yang sering terjadi saat perjalanan.
“Kami sering melihat kasus hewan yang sakit setelah perjalanan karena stres atau belum vaksinasi.” Tambahnya.
Pemilihan kendaraan yang tepat juga menjadi hal yang tak kalah penting. drh. Nina menyarankan agar perjalanan dilakukan dengan kendaraan pribadi, khususnya mobil, karena lebih aman dan nyaman untuk hewan peliharaan. Perjalanan menggunakan motor atau kendaraan umum dapat menambah stres pada hewan. Sebaiknya, jika memungkinkan, menggunakan mobil pribadi lebih disarankan.” katanya.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar pemilik sering berhenti setiap 2-3 jam sekali untuk memberi kesempatan pada hewan peliharaan beristirahat, terutama jika perjalanan panjang.
Hewan Peliharaan Lebih Sensitif terhadap Suhu Panas
Cuaca juga menjadi faktor penting yang harus diperhatikan. Menurut drh. Nina, hewan peliharaan lebih sensitif terhadap suhu panas dibandingkan manusia. Memastikan suhu dalam mobil tetap sejuk dengan menyalakan AC untuk menghindari hewan peliharaan merasa kepanasan, yang bisa menyebabkan stres lebih lanjut. Untuk menjaga kebersihan selama perjalanan, drh. Nina merekomendasikan untuk membawa perlengkapan seperti pasir untuk kucing atau tempat buang air lainnya untuk anjing. Jika hewan perlu buang air, pastikan untuk berhenti sejenak agar meminimalisir guncangan.
Jika hewan peliharaan menunjukkan tanda-tanda sakit, seperti lemas atau demam, drh. Nina menekankan pentingnya segera memberi makan hewan peliharaan dan meminimalkan rasa stres.
“Jika kondisi hewan semakin memburuk, bawa ke klinik hewan terdekat untuk mendapatkan perawatan yang diperlukan” jelasnya.
Perjalanan dengan hewan peliharaan memang memerlukan persiapan yang lebih. Namun dengan perhatian yang tepat, perjalanan panjang dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan dan aman bagi pemilik dan hewan peliharaan. Dengan tips dari drh. Nina Amalia, M.Si., diharapkan pemilik hewan peliharaan dapat menjaga kenyamanan dan kesehatannya selama perjalanan jauh. Pastikan untuk selalu memprioritaskan kesejahteraan mereka, agar perjalanan bisa berjalan lancar dan tanpa hambatan.
Penulis: Hanifa Khansa Khairunnisa
Editor: Avicena C. Nisa

