KABAR FIKKIA – Pada Kamis (21/11/2024) di Ruang Sidang Kampus Giri FIKKIA Universitas Airlangga mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat menyelenggarakan NGOPI CIKA (Ngobrol Pintar Bersama Civitas Akademika). NGOPI CIKA merupakan wadah mahasiswa menyuarakan aspirasi dan keluh kesah selama menjalani perkuliahan kepada dekanat. Banyuwangi Public Health Asssosiation (B-PHA) hadir sebagai fasilitator bagi mahasiswa mengeluarkan uneg unegnya. Terutama bagi mahasiswa kesehatan masyarakat yang sehari hari beraktifitas di Kampus Sobo.

Sederet pimpinan FIKKIA yaitu Prof. Dr. Soetojo, dr., Sp.U. (K) selaku Dekan FIKKIA, Dr. Rahadian Indarto Susilo, dr., Sp.BS. (K) selaku Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Mufasirin, drh., M.Si selaku Wakil Dekan Bidang Non Akademik, Bapak Prayogo, S.Pi., M.P. selaku Ketua Departemen ikut hadir pada diskusi pagi itu. Hadir juga KPS Masyarakat Dr. Mohammad Zainal Fatah, Drs., M.S., M.Kes. dosen, tenaga kependidikan, dan delegasi mahasiswa setiap angkatan.

Diskusi berfokus pada penyampain aspirasi untuk adanya perbaikan sarana dan prasarana akademik dan penunjangnya. Tak berhenti disitu, pelaksanaan perkuliahan juga mendapat evaluasi dari mahasiswa. Beberapa hal yang perlu digarisbawahi sebagai hasil NGOPI CIKA antara lain:
Penambahan SDM untuk Memaksimalkan Pelayanan Kampus
Kurangnya personil tenaga kependidikan menjadi hal pertaman yang disorot mahasiswa. Tidak adanya keberadaan tenaga kependidikan menjadi hambatan pelayanan, sehingga sarana dan prasarana yang ada menjadi kurang optimal. Menanggapi hal ini, Wakil dekan non akademik drh. Mufasirin mengkonfirmasi perlu adanya penambahan pustakawan yang bertugas di Ruang Baca Sobo. Serta adanya penjaga malam, jadi kegiatan di Kampus Sobo bisa sampai malam. Beliau akan mengusulkan akan menambah SDM di tahun 2025.
Menambah dan Mengganti Fasilitas Penunjang Kegiatan
Fasilitas akademik dan non akademik yang menjadi evaluasi berikutnya adalah sarpras kampus. Mulai dari musholla, kenyamanan kelas, prakir motor, dan kantin. Menjawab keluhan tersebut, Dekan FIKKIA berjanji menyesuaikan jumlah alat sholat dengan memperhatikan kapasitas musholla yang ada. drh.Mufasirin juga menambahkan akan melakukan pengecekan berkala pada komputer, proyektor, sound dan AC. Mengenai kantin mahasiswa, Dekan berpendapat akan melakukan follow up ke Dinas Pendidikan untuk megoperasikan kembali bangunan ex-kantin. Harapannya agar mahasiswa dapat membeli makanan yang dijual di kantin tersebut. Dengan begitu, aktivitas mahasiswa baik dalam akademik maupun non akademik akan berjalan dengan lancar.
Menyampaikan aspirasi sangat bermanfaat bagi keberlangsungan kegiatan mahasiswa di kampus. Dekan FIKKIA menyambut senang diskusi terbuka seperti ini. Mahasiswa dapat berdiskusi secara aktif untuk menyampaikan keluhan dan kendala yang dialami selama mereka kuliah. Kegiatan seperti ini dapat membantu Pimpinan FIKKIA untuk terus memperbaiki fasilitas penunjang keberhasilan kegiatan belajar mengajar di dalam kelas agar dapat menjadikan FIKKIA yang lebih baik lagi kedepannya.
Penulis: Tifanny
Editor: Avicena C. Nisa
