KABAR FIKKIA – Kamis (03/7/2025), Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga kembali menggelar yudisium periode Juli 2025. Acara berlangsung di Ruang M201 Kampus Mojopanggung dengan penuh khidmat dan kebanggaan. Pada periode ini diikuti oleh 25 mahasiswa yang terdiri dari, 9 mahasiswa Kesehatan Masyarakat, 12 mahasiswa Akuakultur, dan 4 mahasiswa Kedokteran Hewan. Yudisium ini menjadi penanda resmi berakhirnya masa studi para mahasiswa sebelum melangkah ke prosesi wisuda.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Soetojo, dr., Sp.U. (K) selaku Dekan FIKKIA, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para peserta yudisium yang telah menyelesaikan pendidikan tepat waktu. Ia juga memberikan pesan penting kepada para lulusan untuk tidak melupakan nilai-nilai HEBAT yang telah ditanamkan selama menjadi bagian dari keluarga besar FIKKIA. “Apapun pilihan kalian ke depan, mau melanjutkan sekolah ke jenjang berikutnya atau langsung bekerja, silakan. Tapi ingat, nilai-nilai HEBAT harus terus dibawa sebagai alumni Unair, khususnya FIKKIA” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Departemen FIKKIA, Prayogo, S.Pi., M.P., menegaskan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan rasa bangga sebagai bagian dari FIKKIA. “Fakultas ini merupakan fakultas ke-17 di Universitas Airlangga. Meski masih muda, kita telah banyak menorehkan prestasi yang membanggakan. Jadikan pesan Prof. Sutoyo sebagai bekal ke depan, dan jangan lupa, orang tua kalian juga turut bangga hari ini,” pesannya.
Berbeda dengan lulusan program studi lainnya, lulusan program studi kedokteran hewan akan melanjutkan pendidikan program profesi dokter hewan (PPDH), yang di mana pada bulan Agustus 2025 akan melaksanan PPDH Gelombang 3.
Kesan dan pesan dari perwakilan mahasiswa disampaikan oleh Wahyu Nur Aini (KM 2021). Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian ini dan berharap ilmu yang diperoleh dapat memberi manfaat. “Hari ini adalah momen bahagia sebelum wisuda. Semoga semua ilmu menjadi berkah, baik bagi kita sendiri, dosen, tendik, maupun masyarakat” ucapnya.
Pada yudisium ini, diumumkan pula mahasiswa terbaik dari masing-masing program studi. Nafkha Nisa Nabila (2021) dari Prodi Kesehatan Masyarakat meraih IPK tertinggi dengan 3,82. Dari Prodi Kedokteran Hewan, Zahrotul Andini (2021) meraih IPK 3,64, dan dari Prodi Akuakultur, Serli Anjelica (2021) meraih IPK 3,67.
Yudisium ini menjadi momen tak terlupakan sekaligus awal dari langkah baru para lulusan FIKKIA untuk berkontribusi lebih luas di masyarakat dan dunia profesional.
Penulis: Hanifa Khansa Khairunnisa
Editor: Avicena C. Nisa
