BERITA SIKIA- Sekolah Kesehatan dan Ilmu Alam (SIKIA) UNAIR Banyuwangi kembali menggelar Sidang Yudisium Periode Juli 2022 pada Selasa (12/07). Dalam acara itu, Direktur SIKIA UNAIR, Prof Dr Soetojo meluluskan total 16 mahasiswa. Adapun mahasiswa yang dinyatakan lulus berasal dari 4 mahasiswa Kedokteran Hewan, 6 Mahasiswa Akuakultur dan 6 mahasiswa Kesehatan Masyarakat.
Prosesi yudisium yang berlangsung selama kurang lebih 120 menit tersebut juga dihadiri oleh masing-masing Koordinator Progaram Studi antara lain Muhammad Thohawi Elziyad Purnama, drh., M.Si. (Koordinator Program Studi Kedokteran Hewan), Dr. Mohammad Zainal Fatah, Drs., M.S., M.Kes (Koordinator Program Studi Kesehatan Masyarakat), Darmawan Setia Budi, S.Pi., M.Si. (Koordinator Program Studi Akuakultur) dan Prayogo, S.Pi, M.P (Kepala Departemen).
Dalam kesempatan itu, Prof Soetojo berpesan kepada para mahasiswa untuk tidak berpuas diri dan bersantai lantaran sudah dinyatakan lulus. Ia mengungkapkan sebagai seorang manusia, kita dituntut untuk selalu dan terus belajar apapun jalan yang akan ditempuh nantinya.

“Apalagi ditengah persaingan global dan dunia yang sangat dinamis ini, kalian harus terus belajar dan beradaptasi supaya bisa bersaing dan tetap menjadi sumber daya manusia yang unggul dengan karakter HEBAT sesuai dengan tagline kita,” tuturnya.
Tak lupa, dalam kegiatan yang dilaksanakan offline di Ruang Sidang Kampus A Giri tersebut ia mengingatkan untuk senantiasa mengamalkan apa yang dipelajari selama studi secara excellence with morality. Ia menuturkan, sebagai lulusan UNAIR, mahasiswa harus memiliki kapasitas intelektual dan moral yang bagus. Ia menyebut bahwa kedua parameter itulah yang kemudian menjadi penilaian layak tidaknya mahasiswa diluluskan.

“Bagi yang ingin coba berkarir silahkan, lanjut S2 silahkan atau bahkan memberanikan diri untuk membangun usaha juga silahkan. Asalkan kalian harus selalu menjaga etik, selalu bertindak berdasarkan moral maka insyaallah itu akan membawa kebermanfaatan bagi kalian, almamater, masyarakat dan bangsa Indonesia,” ungkapnya.
Sementara itu, Dwi Kurniawati, mahasiswa Prodi Akuakultur yang merupakan peserta yudisium mengungkapkan terimakasihnya terhadap seluruh sivitas akademik SIKIA UNAIR yang senantiasa membantu dan membimbing mahasiswa dalam 4 tahun studi. Mewakili peserta yudisium yang hadir ia berharap semoga apapun jalan yang ditempuh mahasiswa nantinya bisa bermanfaat bagi almamater tercinta dan masyarakat. “Dan untuk rekan-rekanku sekalian, ini bukanlah akhir namun ini adalah awal untuk kita menjalani kehidupan yang sebenarnya, tetap semangat dan semoga kita semua dipermudah apapun jalan yang kita tempuh nantinya,” sambungnya.
Nantinya, 16 mahasiswa tersebut akan melakukan prosesi wisuda di Gedung Airlangga Convention Center bulan Agustus mendatang.
Penulis : Ivan Syahrial Abidin
Editor : Choirun Nisa
