FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

HMKH FIKKIA UNAIR Perkuat Keterampilan Klinis Mahasiswa melalui Workshop Infus dan Kateter Kucing

KABAR FIKKIA – Keterampilan praktis menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa Kedokteran Hewan menghadapi dunia klinis. Menjawab kebutuhan tersebut, Divisi Domestic Animal Care Himpunan Mahasiswa Kedokteran Hewan (HMKH) FIKKIA Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar Kelas Klinik dan Workshop Pemasangan Infus serta Kateter pada Kucing, Sabtu (22/08/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 40 mahasiswa Kedokteran Hewan FIKKIA UNAIR tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperdalam pengetahuan sekaligus mengenal penerapan tindakan klinis pada hewan kecil. Materi dipilih berdasarkan kebutuhan mahasiswa yang memiliki ketertarikan terhadap bidang hewan kesayangan.

Pembekalan seputar FLUTD oleh klinisi. Sumber: Istimewa

Ketua Pelaksana, Louise Kamilano (KH 25), mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi praktis. Keterampilan pemasangan infus dan kateter juga relevan dengan penanganan sejumlah kasus pada hewan kecil.

“Kami berharap rekan-rekan mahasiswa KH FIKKIA yang memiliki minat pada profesi hewan kecil atau kesayangan bisa memiliki kompetensi pada pemasangan kateter dan infus,” ujar Louise.

Mengenal Prosedur Infus dan Kateter pada Kucing

Rangkaian kegiatan diawali dengan Kelas Klinik yang berlangsung di Ruang Sidang Kampus Giri. Pada sesi tersebut, peserta memperoleh materi dari drh. Risa Isna Izkandar mengenai pemasangan infus dan kateter pada kucing.

Materi mencakup dasar tindakan, indikasi, persiapan alat dan pasien, serta tahapan prosedur. Peserta juga diajak memahami berbagai aspek yang perlu diperhatikan sebelum melakukan tindakan klinis pada pasien.

Topik tersebut juga berkaitan dengan Feline Lower Urinary Tract Disease (FLUTD). Kondisi tersebut dapat ditemukan pada kucing dan pada kasus tertentu membutuhkan tindakan kateterisasi sesuai indikasi medis.

Selain memahami prosedur, mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya memperhatikan kondisi pasien. Ketepatan teknik, keamanan tindakan, serta kenyamanan hewan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan prosedur klinis.

“Pemasangan infus dan kateter bukan hanya mengenai teknik memasang alat, tetapi juga harus memperhatikan kondisi pasien, ketepatan prosedur, serta keamanan dan kenyamanan hewan selama tindakan,” jelas drh. Risa.

Praktik Langsung melalui Workshop

Setelah sesi teori, kegiatan berlanjut melalui workshop di Ruang Lab 4. Peserta memperoleh pengalaman belajar yang lebih aplikatif mengenai tahapan pemasangan infus dan kateter.

Mahasiswa diarahkan untuk memahami persiapan tindakan, mengenali lokasi pemasangan, serta mempelajari teknik yang sesuai pada pasien kucing. Sesi praktik juga menjadi ruang bagi peserta untuk berdiskusi dan memperdalam pemahaman berdasarkan penjelasan pemateri.

Praktik pemasangan infus pada pasien. Sumber Istimewa

“Mahasiswa perlu memahami bahwa pemasangan infus dan kateter bukan hanya mengenai teknik memasang alat, tetapi juga harus memperhatikan kondisi pasien, ketepatan prosedur, serta keamanan dan kenyamanan hewan selama tindakan,” ujar drh. Risa.

Perpaduan kelas klinik dan workshop membantu mahasiswa menghubungkan pengetahuan teoritis dengan penerapan keterampilan klinis. Metode tersebut juga memberikan gambaran mengenai prosedur yang membutuhkan ketelitian dan tanggung jawab dalam praktik kedokteran hewan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen HMKH FIKKIA UNAIR dalam menyediakan ruang pembelajaran tambahan bagi mahasiswa. Melalui kegiatan edukatif dan aplikatif, mahasiswa diharapkan semakin siap menghadapi kebutuhan kompetensi klinis, khususnya dalam penanganan hewan kesayangan.

Antusiasme peserta selama kegiatan menunjukkan tingginya kebutuhan terhadap pembelajaran praktis di luar perkuliahan. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi sebagai calon dokter hewan yang profesional dan bertanggung jawab.

Penulis: Amalia Sofi Ramadanti

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *