KABAR FIKKIA – Pangan bergizi, perawatan luka diabetes, hingga edukasi bagi penyandang tunagrahita menjadi sejumlah isu yang diangkat peserta Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dalam IMPACT 2026. Para finalis mempresentasikan hasil penelitian dan eksperimen mereka di Kampus Mojo FIKKIA Universitas Airlangga, Sabtu (12/09/2026).
Sekitar 500 pelajar SMA/SMK/MA dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti IMPACT “FIKKIA Olympiade and Research Competition” yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga.
Kegiatan berlangsung kompetitif di Aula Kampus Mojo FIKKIA. IMPACT 2026 menghadirkan dua kompetisi, yaitu Olimpiade Sains dan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI).
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Pelaksana IMPACT 2026, Seffinna Ayu Wulandari (KH 24), dan Presiden BEM FIKKIA, Moh. Alqoniev Doelfif (KESMAS 23).
Finalis LKTI Presentasikan Hasil Eksperimen
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan final LKTI. Peserta yang lolos seleksi abstrak mempresentasikan karya penelitian di hadapan dewan juri.
Pada babak final, peserta tidak hanya menyampaikan gagasan penelitian. Mereka juga membawa hasil eksperimen dan inovasi yang dikembangkan berdasarkan permasalahan tertentu.
Sejumlah karya mengangkat pemanfaatan bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Salah satunya berupa nugget bergizi yang memanfaatkan ampas tahu, jamur tiram, dan bonggol brokoli sebagai bahan pangan.
Karya lainnya mengembangkan penutup luka diabetes berbahan tulang ikan bandeng dan ekstrak kemangi. Peserta lain menghadirkan sistem visual untuk edukasi pencegahan kekerasan seksual dan tanggap darurat bagi penyandang tunagrahita.
Beragam karya tersebut menunjukkan pendekatan peserta dalam mengembangkan gagasan berbasis sains. Permasalahan pangan, kesehatan, hingga edukasi menjadi beberapa isu yang diangkat dalam karya finalis.
Setelah presentasi, peserta mengikuti sesi tanya jawab bersama dewan juri. Peserta menjelaskan dasar penelitian, metode eksperimen, serta hasil dan manfaat karya yang dikembangkan. Final LKTI berlangsung secara luring di Aula Kampus Mojo. Peserta yang tidak dapat hadir secara langsung mengikuti presentasi melalui Zoom.
Berikut daftar pemenang LKTI IMPACT 2026
| JUARA 1 | ANDREA ALEXIS TAN | Meat Analog: Inovasi Nugget Bergizi Sebagai Pangan Fungsional Pendukung Pemenuhan Gizi Anak | SMA KRISTEN PETRA 5 |
| JUARA 2 | KEISHA ANINDYA RAHMA | Smart Hidrogel Wound Patch Kolagen Sisik Bandeng dan Ekstrak Kemangi sebagai Kandidat Penutup Luka Diabetes | MAN SIDOARJO |
| JUARA 3 | NAELA ROMADHONI | DehydraPatch: Biopatch Kolorimetri Berbasis Sisik Ikan Bandeng dan Kulit Bawang Merah sebagai Detektor Dehidrasi Real-Time | MAN SIDOARJO |
| BEST POSTER | HASNATAMA MAULIDINA | BanaloeGel : Inovasi Hidrogel Antibakteri Pektin Kulit Pisang Kepok dan Aloe vera untuk Penutup Luka Superfisial | MAN SIDOARJO |
| BEST PRESENTASI | QUEENA SALSABILLA | Zombiescan: Skrining Dugaan Etomidate pada Vape melalui Kartu Observasi dan Strip EtoChrom | SMAN 1 GIRI |
Olimpiade Sains Berlanjut ke Babak Lanjutan
Selain final LKTI, IMPACT 2026 juga melaksanakan seleksi Olimpiade Sains secara daring pada hari yang sama. Peserta mengikuti tahap penyisihan untuk menentukan peserta yang melanjutkan ke babak berikutnya. Peserta yang lolos akan mengikuti babak lanjutan secara luring di Kampus Mojo pada Sabtu pekan depan
Melalui IMPACT 2026, BEM FIKKIA menyediakan ruang kompetisi bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan akademik dan penelitian. Kegiatan tersebut juga memperkenalkan lingkungan akademik FIKKIA kepada peserta dari berbagai daerah. Pelaksanaan kompetisi mencakup pengembangan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan kreatif melalui soal olimpiade serta proses penelitian dan presentasi karya ilmiah.
Kegiatan ini juga dikaitkan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDG 9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur.
Penulis: Cantika Anggun Roudhotul Al Zahra
Editor: Avicena C. Nisa
