FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Jambore Kader Puspadaya 2026 di Djawatan Forest

KABAR FIKKIA – Di bawah rimbunnya pohon raksasa De Djawatan, Benculuk, 302 kader kesehatan dari berbagai wilayah di Banyuwangi berkumpul untuk mengikuti Jambore Kader 2026 pada Selasa (12/05/2026). Jambore Kader 2026 bertujuan untuk mengapresiasi sekaligus penguatan kapasitas kader dalam mendukung layanan kesehatan desa berbasis data digital. Program Pengambilan Keputusan oleh Perempuan Berdaya (Puspadaya) merupakan kolaborasi antara Pemkab Banyuwangi, Universitas Airlangga, dan Politeknik Banyuwangi.  

Kader terlatih adalah ujung tombak pelayanan kesehatan dasar di tingkat desa. Terima kasih dan apresiasi setingitingginya kepada seluruh kader psyandu yang terus memberikan pelayanan kesehatan pada warga.” Ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Laporan Capaian dan Harapan Ekspansi

Puspadaya merupakan bagian dari kelompok riset Health and Well-being of Women and Children FIKKIA UNAIR yang diketuai Susy Katikana Sebayang, SP., M.Sc., Ph.D. Program tersebut telah berlangsung sejak 2024. Dalam laporannya, Susy menekankan bahwa pelatihan yang diberikan telah menghasilkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader dalam penggunaan aplikasi serta analisis data.

“Kami berharap inovasi Puspadaya ini dapat segera diadopsi secara luas di daerah-daerah lain di Kabupaten Banyuwangi guna memperkuat pengambilan keputusan berbasis bukti di tingkat desa.”Ungkap Susy yang juga Ketua Tim Puspadaya.

Penyampaian laporan oleh Ketua Tim Puspadaya. Sumber: Istimewa

Dekan FIKKIA UNAIR, Dr. Rahadian Indarto Susilo, dr., Sp.BS.(K), turut memberikan sambutan yang menyemangati para kader agar terus berdaya sebagai garda terdepan kesehatan masyarakat.

Inisiatif Puspadaya juga kolaborasi Universitas Pattimura serta mitra internasional The University of Sydney. Program ini berjalan berkat dukungan pendanaan dari Pemerintah Australia melalui skema program KONEKSI. Sinergi tersebut semakin diperkuat dengan hadirnya dukungan dari Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) serta jajaran pemangku kepentingan kunci di lingkungan Kabupaten Banyuwangi.

Penandatanganan perjajian kerja sama olek Dekan FIKKIA dan Sekda Banyuwangi. Sumber: Istimewa

Rangkaian Perlombaan Strategis

Setelah sesi formal, seluruh kader mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang dirancang secara kolaboratif dan kompetitif:

  1. Pos Penjelajahan: Terdiri dari Pos Presentasi (penyampaian solusi data), Pos Negosiasi (advokasi pemerintah desa), dan Pos Konsultasi (simulasi interaksi lapangan).
  2. Outbound Games: Permainan ketangkasan untuk melatih kerja sama tim.
  3. Puspadaya Quiz: Kompetisi cerdas cermat interaktif papan permainan raksasa untuk menguji pemahaman teknis kesehatan.

Menjelang sore kegiatan ditutup dengan sesi penghargaan kepada kader dan tim terbaik di setiap kategori lomba. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama yang mengabadikan solidaritas ratusan kader perempuan Banyuwangi di tengah keasrian alam De Djawatan.

Penulis: Satria Farrely

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *