Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam

EnglishIndonesian

Mahasiswa FIKKIA Raih Juara Terbaik Nasional V KBMK Cabang Penulisan Karya Tulis Ilmiah

KABAR FIKKIA – Kompetisi Mahasiswa Nasional bidang ilmu Bisnis, Manajemen dan Keuangan (KBMK)  diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia, Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Kompetisi tersebut tidak hanya mengevaluasi kemampuan akademik dan nalar mahasiswa dalam bidang ilmu, tetapi juga merupakan sebuah upaya untuk mendekatkan kemitraan antara akademisi, dunia usaha dan pemerintah.

Muhammad Ridwan dan Diza Ulya Nurfaizah merupakan mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga. Keduanya berhasil meraih juara terbaik nasional V cabang penulisan karya tulis ilmiah pada kompetisi tersebut.

Pada kompetisi tersebut, mereka mengangkat inovasi B-GUARDIAN: Beras Analog dari Umbi Porang dan Limbah Buah Naga. Dalam inovasinya, tim memanfaatkan potensi porang dan limbah buah naga untuk membuat produk beras analog.

Ridwan, selaku ketua tim mengatakan bahwa pemilihan porang dan buah naga sebagai bahan utama produk inovasinya didasarkan pada manfaat kesehatan yang ditawarkan,

“Porang merupakan sumber karbohidrat dengan Indeks Glikemik (IG) rendah dan serat tinggi, sementara buah naga kaya akan vitamin dan memiliki fungsi anti radikal bebas,” jelasnya.

Penguasaan materi dan kepercayaan diri bawa kemenangan

Saat diwawancara Diza mengungkapkan, niat, tekad, serta kemauan yang tinggi jadi tantangan mewujudkan B-Guargian. Sebagai mahasiswa semester 4, ia harus fokus pada kompetisi dan perhatikan setiap aturan atau pedoman kompetisi. Ridwan menambahkan, penguasaan materi kompetisi, tingkatkan percaya diri, terus berfikir positif, dan yang paling penting berdoa dengan sungguh-sungguh.

Tantangan disiplin diri

Dibalik kesuksesannya, tim menghadapi berbagai tantangan selama kompetisi. Manajemen waktu merupakan tantangan bagaimana mahasiswa mengelolah kendali diri. Pengerjaan yang bersamaan dengan jadwal ujian akhir semester yang padat membuat mereka sedikit kuwalahan. Ditambah lagi harus survei lokasi ladang porang dan buah naga dengan jarak yang jauh, keterbatasan alat untuk pembuatan produk sebagai sampel prototipe, serta waktu yang terbatas saat babak final dengan hanya kurang dari 24 jam untuk membuat powerpoint dan mempersiapkan orasi final.

Semua kendala tersebut berhasil dilalui dengan disiplin diri dan komunikasi tim. Dengan semangat pantang menyerah, Muhammad Ridwan dan Diza Ulya Nurfaizah berhasil mengatasi semua tantangan tersebut dan mengharumkan nama Universitas Airlangga di kancah nasional.

Penulis: Bintang Muslimah

Editor: Avicena C. Nisa

What’s your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *