KABAR FIKKIA – Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga kembali menghadirkan forum dialog antara mahasiswa dan pimpinan fakultas melalui kegiatan Ngobrol Bareng Dekan 2026 pada Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi, masukan, serta berbagai isu strategis yang berkaitan dengan kehidupan akademik dan nonakademik di lingkungan FIKKIA.
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), penyelenggaraan tahun ini turut menggandeng himpunan mahasiswa dari seluruh program studi. diantaranya Himpunan Mahasiswa Akuakultur (HIMAKUA), Himpunan Mahasiswa Kedokteran Umum (HMKU), Himpunan Mahasiswa Kedokteran Hewan (HMKH), dan Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (BPHA). Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan aspirasi yang disampaikan mewakili kebutuhan mahasiswa secara lebih luas dan beragam.
Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FIKKIA, Dr. dr. Rahadian Indarto Susilo, Sp.BS(K), Wakil Dekan I Bidang Akademik Kemahasiswaan dan Alumni dr. Ivan Rahmatullah, MPH., Ph.D., Wakil Dekan II Bidang Keuangan dan Sumber Daya Prayogo, S.Pi., M.P., serta Wakil Dekan III Bidang Riset Inovasi dan Pengamdian Masyarakat Susy Katikana Sebayang, S.P., M.Sc., Ph.D. Turut hadir pula para kepala program studi, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang mengikuti kegiatan secara luring di Aula Kampus Mojo, maupun daring.
Forum Aspirasi dan Solusi Bersama
Ketua pelaksana kegiatan, Balina Ismatul dari Program Studi Kedokteran angkatan 2025, menjelaskan bahwa forum ini bertujuan membangun komunikasi dua arah yang sehat antara mahasiswa dan pimpinan fakultas.
“Ngobrol Bareng Dekan dilakukan agar mahasiswa dan jajaran dekanat dapat saling mendengar serta bersama-sama mencari solusi atas berbagai tantangan yang ada di FIKKIA,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Dekan FIKKIA menyampaikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa terhadap perkembangan fakultas. Menurutnya, kepekaan mahasiswa terhadap berbagai permasalahan di lingkungan kampus menjadi modal penting dalam mendorong perbaikan yang lebih cepat dan tepat sasaran.
“Saya sangat senang melihat mahasiswa peka terhadap permasalahan atau kekurangan yang ada di FIKKIA. Dengan demikian, fakultas dapat segera melakukan evaluasi dan perbaikan tanpa harus menunggu proses identifikasi yang panjang,” ungkap dr. Rahadian.
Aspirasi Mahasiswa Dapat Respons Positif
Selama forum berlangsung, mahasiswa menyampaikan berbagai aspirasi terkait kebijakan akademik, layanan tenaga kependidikan, fasilitas pembelajaran, kegiatan kemahasiswaan, hingga dinamika kehidupan kampus. Setiap program studi diberikan kesempatan untuk menyampaikan isu yang menjadi perhatian mahasiswa.
Jajaran dekanat menanggapi setiap masukan secara langsung serta menjelaskan berbagai langkah yang telah dan akan dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan di lingkungan FIKKIA. Respons yang diberikan tidak hanya berupa penjelasan, tetapi juga komitmen untuk melakukan evaluasi dan tindak lanjut terhadap berbagai masukan yang disampaikan.

Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara oleh Dekan FIKKIA serta perwakilan mahasiswa yang diwakili Ketua BLM dan Ketua BEM FIKKIA. Penandatanganan tersebut menjadi simbol kesepahaman antara mahasiswa dan pimpinan fakultas dalam mewujudkan lingkungan kampus yang lebih baik.
Melalui kegiatan ini, FIKKIA menegaskan komitmennya untuk membangun budaya komunikasi yang terbuka, transparan, dan inklusif. Ngobrol Bareng Dekan 2026 tidak hanya menjadi forum penyampaian aspirasi, tetapi juga ruang kolaborasi yang memperkuat peran mahasiswa sebagai mitra strategis dalam pengembangan fakultas menuju institusi yang semakin adaptif dan berdaya saing.
Penulis: Amalia Sofi Ramadanti
Editor: Avicena C. Nisa
