FIKKIA UNAIR

EnglishIndonesian

Tujuh Bisnis Mahasiswa FIKKIA Raih Terbaik 3 AYE Awards 2026

KABAR FIKKIA – Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga kembali menorehkan prestasi di bidang kewirausahaan. Tujuh bisnis mahasiswa FIKKIA meraih penghargaan Terbaik 3 dalam ajang Airlangga Youth Entrepreneur (AYE) 2026. Penghargaan tersebut diberikan pada Sabtu (15/8/2026) di Majapahit Hall, Gedung ASEEC UNAIR. Tahun ini, sebanyak 101 tim bisnis mahasiswa dari berbagai fakultas berhasil lolos dan mengikuti rangkaian AYE 2026.

Direktur Kemahasiswaan UNAIR Dr. Eko Supeno, Drs., M.Si., dalam sambutannya menekankan pentingnya membangun pola pikir generasi muda. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya menjadi job seeker, tetapi juga mampu menjadi entrepreneur. Menurutnya, kewirausahaan dapat mendorong generasi muda menciptakan peluang dan lapangan pekerjaan. Semangat tersebut menjadi salah satu nilai penting yang dibangun melalui AYE 2026.

Borong Pengharagaan Terbaik 3

Tujuh bisnis mahasiswa FIKKIA menghadirkan inovasi dari berbagai bidang. Produk dan layanan yang dikembangkan menunjukkan pemanfaatan ilmu, kreativitas, serta potensi di sekitar masyarakat. Tim tersebut adalah:

1. Lele Cycle

Lele Cycle mengembangkan konsep pembesaran ikan lele menggunakan Recirculating Aquaculture System (RAS) dan sistem aquaponik. Bisnis ini dikembangkan oleh Andhika Mufid Prayogo (AKUA 23), Akbar Mauladani (AKUA 25), dan Alief Fibi Yanto (AKUA 24).

2. TWISTART

TWISTART menghadirkan produk kerajinan kreatif berbahan pipe cleaner. Material tersebut dikembangkan menjadi produk handmade yang estetis dan inovatif. Bisnis ini dikembangkan oleh Adellia Cahyani Putri, Septi Nabilla, dan Destrywan Marito Parapat dari Kesehatan Masyarakat 2024.

3. KETABREED

KETABREED menghadirkan inovasi pakan ikan berbahan daun ketapang. Produk tersebut dikembangkan untuk membantu meningkatkan pewarnaan pada ikan hias. KETABREED dikembangkan oleh Muhlisa Putri Firmansyah, Liyana Mesya, dan Nur Andini Kusnadi dari Akuakultur 2024.

4. KONSOLUTIF Agency

KONSOLUTIF Agency menyediakan layanan pengembangan kompetensi karyawan. Platform ini menghubungkan perusahaan dengan praktisi dan konsultan Human Resources (HR) berpengalaman. Bisnis tersebut dikembangkan oleh Bagas Putut Pratama dan M. Nabil dari Kesehatan Masyarakat 2024.

5. Dragon Feed Omega-3

Dragon Feed Omega-3 menghadirkan inovasi pakan ayam petelur omega-3 berbasis limbah kulit buah naga. Produk ini dikembangkan sebagai upaya membantu mengatasi heat stress dengan memanfaatkan tepung ikan lemuru.

Bisnis ini dikembangkan oleh Aisyah Shafa Rasmana dan Angela Clarissa C K dari Kedokteran Hewan 2024.

6. PULSA CENTER DINDACELL EXPRESS

PULSA CENTER DINDACELL EXPRESS merupakan bisnis individu yang menyediakan berbagai layanan digital. Layanannya meliputi pulsa, paket data, token listrik, dan top up e-wallet. Bisnis ini dikembangkan oleh Dinda Amelia dari Kesehatan Masyarakat 2024.

7. HUSHCIN

HUSHCIN menghadirkan inovasi repelen tikus berbahan minyak atsiri kulit kayu manis. Produk ini menjadi alternatif pengendalian tikus yang praktis, aman, dan ramah lingkungan. HUSHCIN dikembangkan oleh Rodifah Royan dan Dewi Anggraeni dari PPDH 2026.

Menumbuhkan Keberanian Berwirausaha

Capaian tersebut mendapat respons positif dari mahasiswa. Muhlisa Putri, salah satu anggota tim KETABREED, mengaku memperoleh pengalaman berharga selama mengikuti AYE 2026.

“Senang banget bisa ikut lomba AYE karena selain dapat pengalaman baru, juga bisa ketemu banyak orang keren dengan ide-idenya. Semoga AYE terus menjadi wadah anak muda untuk berkembang, berani menuangkan ide, dan menambah pengalaman,” ujar Muhlisa.

Dosen pembimbing, Diansanto Prayoga, S.KM., M.Kes, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras dan kreativitas mahasiswa. Kekompakan tim serta kesungguhan menerima masukan juga menjadi bagian penting dalam proses pengembangan bisnis.

“Penghargaan ini jangan dijadikan sebagai titik akhir, tetapi sebagai awal untuk terus mengembangkan karya secara lebih matang dan berkelanjutan. Pertahankan semangat belajar, keberanian berinovasi, dan kerja sama tim,” tuturnya.

Ia berharap capaian tersebut dapat menginspirasi mahasiswa FIKKIA lainnya untuk berani berkarya dan mengikuti berbagai kompetisi. Melalui inovasi yang dikembangkan, mahasiswa diharapkan mampu membawa nama baik FIKKIA dan UNAIR sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Penulis: Annisa Dwi Cahyani

Editor: Avicena C. Nisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *