KABAR FIKKIA – Fakultas Ilmu Kesehatan,Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) terus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan dunia kerja agar kualitas lulusan selaras dengan industri. Salah satunya melalui Employer Meeting 2026 yang berlangsung Jumat (10/4/2026) di Kookon Hotel, Banyuwangi dengan mendatangkan berbagai stakeholder pengguna lulusan dan alumni.
Berdampak bagi Masyarakat
Ketua PDHI JATIM IV, drh. Risa Isna Fahziar berbagi pengalaman dan pandangan terkait kolaborasi dengan FIKKIA UNAIR hingga saat ini. Kerja sama yang terjalin telah memberikan dampak yang signifikan. Baik bagi organisasi profesi Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) JATIM IV maupun penyedia layanan kesehatan hewan. Kolaborasi apik tersebut mampu mendukung berbagai kegiatan seperti edukasi, pengabdian masyarakat, hingga penguatan peran mahasiswa dalam dunia profesional.
“Sinergi sangat bagus di berbagai macam kegiatan seperti baksos, edukasi, dan lainnya. Jadi kita sangat terbantu dengan keberadaan adik-adik mahasiswa. Baik itu yang masih menjadi sarjana maupun profesi,” katanya.
Kompetensi yang Harus Terus Dikembangkan
Pria yang akrab disapa drh. Risa itu juga merupakan pemilik Praktik Dokter Hewan Sahabat Satwa Genteng. Salah satu tempat yang menjadi bagian penting mahasiswa menimba ilmu baik magang mandiri saat sarja maupun magang koasistensi klinik dijenjang profesi. Baginya mahasiswa yang menjalani magang maupun koasistensi telah memiliki kompetensi standar dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan kerja. Sementara itu, alumni yang telah bergabung juga memberikan kontribusi positif dan terus berkembang dalam meningkatkan kemampuan profesional mereka.
“Sejak 2014 kami sudah menerima magang dari UNAIR Banyuwangi. Kita juga pernah menerima 8 atau 9 alumni Kedokteran Hewan UNAIR untuk bekerja ditempat kami,” jelasnya.
Terkait kualitas lulusan secara umum sudah mampu memenuhi ekspektasi dunia kerja. Meski demikian, proses pembelajaran dan pengembangan diri di internal program studi S1 Kedokteran Hewan maupun Pendidikan Profesi Dokter Hewan FIKKIA tetap perlu dilakukan secara berkelanjutan.
Inisiasi program beride brilian dari sisi kemahasiswaan seperti di level Himpunan Mahasiswa Kedokteran Hewan (HMKH) maupun program studi harus terus dipertahankan dan dikembangkan. Seperti workshop, pelatihan, dan kolaborasi lintas sektor menjadi sangat penting dalam menghadapi tantangan kedepan bidang kedokteran hewan.
“Upaya-upaya ini harus ada untuk terus mengasah skill, knowledge, dan kompetensi dari adik-adik mahasiswa FIKKIA UNAIR,” tutupnya.
Penulis: Azhar Burhanuddin
Editor: Avicena C. Nisa
